Waspada Virus Nipah, Sidokkes Polresta Pangkalpinang Sosialisasi ke Seluruh Personel

PANGKALPINANG, ERANEWS.CO.ID – Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polresta Pangkalpinang mensosialisasikan kewaspadaan terhadap wabah Virus Nipah kepada seluruh personel di halaman apel Mapolresta Pangkalpinang, Selasa (10/2/26).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan anggota dalam menghadapi potensi ancaman penyakit menular berbahaya tersebut.

Kasidokkes Polresta Pangkalpinang, dr. Khairunnisa Hendra Putri, menjelaskan bahwa Virus Nipah pertama kali ditemukan pada tahun 1998 di Malaysia, tepatnya di kawasan Sungai Nipah pada peternakan babi. Sejak saat itu, virus ini dikenal sebagai salah satu virus mematikan karena dapat menyerang sistem saraf manusia, khususnya otak.

“Virus Nipah mampu menembus lapisan sel otak sehingga dapat menyebabkan penurunan kesadaran, kejang, bahkan kematian,” jelas dr. Khairunnisa.

Ia menambahkan, penularan Virus Nipah tergolong mudah, terutama melalui kontak dengan cairan tubuh kelelawar buah seperti urine, air liur, dan kotoran. Kelelawar buah diketahui sebagai pembawa utama virus ini di alam.

Penularan dapat terjadi ketika cairan tubuh kelelawar menempel pada buah, lalu buah tersebut dikonsumsi manusia tanpa dicuci terlebih dahulu. Selain itu, virus juga dapat menular melalui hewan perantara seperti babi, terutama jika dagingnya tidak dimasak hingga matang sempurna.

Gejala awal Virus Nipah umumnya menyerupai flu, seperti demam, batuk, pilek, dan sakit kepala, dengan masa inkubasi antara 4 hingga 14 hari. Pada orang dengan daya tahan tubuh lemah atau memiliki penyakit penyerta seperti diabetes dan autoimun, virus dapat berkembang lebih cepat dan langsung menyerang otak.

“Hingga saat ini belum ada obat khusus untuk Virus Nipah. Penanganan yang dilakukan hanya bersifat suportif sesuai gejala, seperti pemberian obat penurun demam, cairan, dan pereda nyeri,” ungkapnya.

Oleh karena itu, dr. Khairunnisa menekankan pentingnya upaya pencegahan sebagai langkah utama. Diimbau untuk tidak mengonsumsi buah langsung dari pohon, selalu mencuci buah sebelum dimakan, menghindari buah yang sudah tergigit hewan, serta memastikan daging dikonsumsi dalam kondisi matang.

Selain itu, menjaga kebersihan diri dengan rutin mencuci tangan sebelum makan juga sangat penting untuk mencegah penularan Virus Nipah.

*Sumber :
https://www.humaspolrestapangkalpinang.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.