TOBOALI, ERANEWS.CO.ID- Menjelang pendaftaran Bacaleg pada pemilu 2024 kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangka Selatan diblokade warga dengan dipasangi pagar kayu, Kamis (27/4/2023).
Belum diketahui alasan warga tersebut memblokade jalan kantor KPU tersebut, diduga persoalan lahan kosong akses ke kantor KPU Bangka Selatan diklaim milik warga.
Terlihat plang yang terpasang bertuliskan “Lahan Ini Milik Pribadi Sesuai Ukuran dan Batas-batas yang ada di Surat”.
Ketua KPU Bangka Selatan, Amri membenarkan perihal adanya pemasangan blokade jalan masuk kantor KPU Bangka Selatan oleh warga.
“Iya benar, beberapa waktu lalu pihak pemerintah daerah dengan di duga pemilik lahan sudah bertemu dan bernegoisasi terkait permasalahan lahan ini,” ungkapnya.
Dirinya menambahkan bahwa sampai sekarang belum ada kejelasan, dan pihak KPU Bangka Selatan masih menunggu hasil keputusan antara kedua pihak, memang blokade jalan masih terpasang di pintu masuk kantor KPU Basel sejak beberapa waktu terakhir.
“Pihak Pemkab Bangka Selatan dengan pemilik lahan akan kembali menggelar rapat dan negoisasi terkait permasalahan lahan di kantor KPU Bangka Selatan,” ujarnya.
Tentu supaya adanya kejelasan lahan, yang memang dipinjam pakai oleh KPU Bangka Selatan dengan Pemkab Bangka Selatan sejak tahun 2010 lalu dan bangunan beserta lahan milik pemerintah Bangka Selatan.
“Rencananya mereka akan menggelar pertemuan lagi yaitu pihak Kelurahan, Kecamatan Toboali, serta pemilik lahan untuk menyelesaikan permasalahan lahan,” sebutnya.
Dikatakan Amri bahwa apabila nanti kantor KPU Bangka Selatan harus pindah dari pinjam pakai bangunan beserta lahan milik Pemkab Bangka Selatan, Maka KPU Bangka Selatan siap untuk pindah lokasi, apalagi lahan yang dipinjam pakai masih terjadi sengketa.
“Semoga cepat selesailah permasalahan ini, tapi kalau memang kami harus pindah ya apa boleh buat dan kami siap menerima hasil keputusan rapat antara Pemkab Bangka Selatan dan pemilik lahan,” harapnya.
Dari informasi yang didapat bahwa lahan kosong yang berada dihalaman depan kantor KPU hingga akses jalan masuk tersebut diklaim milik warga.
Bahkan sudah terpasang pagar kayu kurang lebih setinggi 3 meter, hal ini terlihat saat memantau langsung dilokasi tersebut.
Perlu di ketahui bahwa pada tanggal 1-14 Mei 2023 adalah masa mendatang dijadwalkan pendaftaran bakal calon legislatif oleh partai politik ke KPU Basel.
Takutnya akan mengganggu proses kegiatan yang ada dikantor KPU tersebut. (EraNews/Leo)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.