Posted in: BANGKA INDUK, BISNIS, DAERAH, Kabar Terkini, News

Warga Kampung Jawa Kecamatan Belinyu Keluhkan Mendapatkan Gas 3 Kg

BANGKA, ERANEWS.CO.ID — Puluhan masyarakat Kampung Jawa dan sekitarnya di Kecamatan Belinyu mengeluhkan lantaran susah mendapatkan gas elpiji 3kg atau gas melon.

Susahnya mendapatkan gas tersebut disebabnya karena penyedia gas elpiji 3 kg yang ada di Kelurahan Kampung jawa diketahui milik pangkalan elpiji Kartono itu menghentikan penjualannyan lebih cepat.

Padahal terlihat dilokasi tersebut, baru sekitar 25 orang warga yang mengantri, gas yang datangnya ratusan tabung itu seketika dinyatakan habis oleh pegawai agen itu dan gas tersebut diketahui datang dua kali dalam satu minggu.

Salah seorang warga setempat, yaitu Yono, mengeluhkan hal tersebut, menurutnya belum sampai satu jam si penjual sudah menyatakan stok gas sudah habis.

“Kami ingin melaporkan pak masak gas elpiji baru datang hari ini di subagen gas ruko spang Kampung Jawa ini tidak sampai satu jam katanya sudah habis, saya lihat paling sekitar 25 an orang saja yang berhasil membeli gas elpiji subsidi ini, kata penjualnya sudah habis padahal biasanya sekali datang bisa ratusan tabung gas,” Kata Yono kepada kabarbangka.com, Selasa siang.

Dibeberkan oleh Yono, saat ini masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan jatah gas elpiji ini, sehingga masyarakat menjadi resah, lantaran kejadian seperti ini kerap terjadi.

“Agen gas ini memang sudah seringkali berbuat seperti ini, masyarakat menduga stok gas elpiji 3 kg itu masih ada namun dibilang sudah habis, kalau kita mau menerobos masuk ke dalam tidak berani,” Ungkapnya.

Resahnya para warga membuat Yono meminta agar penyedia gas melon ini dimediakan.

Terpisah, Kapolsek Belinyu AKP Ricky Dwiraya Putra saat dihubungi via telepon seluler, menanggapi keluhan tersebut dan langsung mengerahkan anggotanya guna melakukan pengecekan ke lokasi tersebut.

” Siap terima kasih informasinya, kami segera perintahkan Unit Intel dan Reskrim Polsek Belinyu untuk mengecek ke lapangan,” Imbuhnya.

Sementara, hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan dari pada pemilik pangkalan tersebut.

(eranews/eq)

Share this:

Bagikan Informasi Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.