BANGKA, ERANEWS.CO.ID – Wakil Bupati Bangka, Syahbudin memimpin Rapat Koordinasi Stunting Tingkat Kabupaten tahun 2025 di Parai Tenggiri, Senin (8/12/2025). Dalam kesempatan tersebut, Syahbudin mengatakan bahwa stunting menjadi skala prioritas nasional yang harus serius dan terpadu untuk ditangani.
Melalui rapat koordinasi, Wabup berharap ada melakukan evaluasi sejauh mana program dan intervensi yang sudah dilakukan dengan baik. Menurutnya, aksi konvergensi yang dilakukan selama ini masih banyak menemukan kendala, oleh sebab perlu dicarikan solusi bersama.
“Menurut hasil data SKI tahun 2023 dan SSGI tahun 2024 ada penurunan sebesar 2 persen untuk data prevalensi di Kabupaten Bangka. Tetapi berdasarkan data dari E-PPGBM 12 Puskesmas di Kabupaten Bangka untuk angka stunting kita 1.07 persen dengan jumlah 255 anak stunting,” terangnya.
Dengan hasil diatas, pihaknya meminta saling berkoordinasi dan berkolaborasi untuk menurunkan angka stunting. Dirinya pun juga berharap kedipan tidak ada lagi stunting baru yang muncul.
“Program berbagi dari berbagai sektor akan menjadi kunci keberhasilan kita dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Bangka. Dalam kegiatan ini kita harapkan adanya penguatan komitmen dan kemitraan antar sektor pemerintah, swasta, akademisi dan masyarakat secara aktif,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wabup menginginkan dari hasil triwulan IV ini, nantinya harus dapat dijadikan acuan untuk perbaikan program di masa yang akan datang.
“Kita harapkan strategi dan sinergi serta motivasi semua pihak yang terlibat secara maksimal untuk rekomendasi langkah yang kongkret untuk menekan angka stunting di Kabupaten Bangka,” tutupnya.














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.