RSPK Payung Bangun Ruang Operasi Rp 5,9 Miliar




TOBOALI, ERANEWS.CO.ID- Rumah Sakit Kriopanting Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan, bakal membangun ruang operasi rumah sakit sebesar 5,9 milyar rupiah.

Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur Rumah Sakit Kriopanting Dr. Helen yang sekaligus pejabat pembuat komitmen (PPK) dalam pembangunan ruang operasi tersebut.

“Tahun ini rumah sakit kriopanting mendapatkan dana 5,9 milyar untuk pembangunan ruang operasi kriopanting, dan lokasi proyek itu berdekatan dengan gedung rawat inap” kata Direktur Rumah Sakit Kriopanting Dokter Helen saat dikonfirmasi via WhatsApp, Jumat (24/6/2022).

Ia juga menambahkan proyek pembangunan ruang operasi tersebut merupakan bersumber dari dana dana alokasi khusus (DAK) tahun 2022.

“Proyek pembangunan ruang operasi itu bersumber dari dana DAK, dan proyek itu dilakukan pendampingan oleh Kejari Bangka Selatan,” ungkapnya.

Tambahnya juga, untuk pembangunan itu masih tahapan lelang di Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ).

“Kita juga ada kegiatan nantinya alat kesehatan akan tetapi masih proses, ujarnya.

Dirinya berharap kepada pemenang proyek tersebut, agar pembangunannya sesuai dengan draft yang telah diusulkan.

“Kami berharap yang menang kegiatan proyek itu agar sesuai draft yang kami usulkan, karena untuk pembangunan gedung operasi harus sesuai dengan peraturan menteri kesehatan tentunya jangan asal bangun, karena itu semua dinilai dalam akreditasi rumah sakit,” tegasnya.

Lanjutnya, untuk konsultan pengawas sendiri itu akan dilakukan penunjuk langsung (PL) oleh Pemda Basel.

“Untuk pengawasan pekerjaan proyek tersebut, lewat penunjukan langsung yang dilakukan oleh Pemda Basel,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala UKPBJ Dedy Yunihardi bahwa membenarkan bahwa proyek pembangunan ruang operasi rumah sakit kriopanting sedang tahap lelang.

“Ya benar bahwa sekarang tahapan lelang, proyek itu 5,9 milyar rupiah yang bersumber dari dana DAK,” ucapnya.

Ia juga menambahkan, untuk tahapan sekarang adalah upload dokumen penawaran.

“Dan bisa dilihat bahwa tahapan sekarang masih upload dukomen penawaran, itu bisa dilihat di LPSE Bangka Selatan,” tuturnya.

Ia menuturkan, saat ini tidak ada kendala dalam proses tender tersebut.

“Sejauh tidak ada kendala, berharap nantinya siapa pemenangnya agar betul-betul bekerja dengan baik sesuai dengan spek yang telah ditentukan,” terangnya. (EraNews/Leo)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.