TOBOALI, ERANEWS.CO.ID– Penjabat (Pj) Gubernur Bangka Belitung, Ridwan Djamaluddin berikan tanggapan terkait Kepolisian dari Dit Polairud Polda Bangka Belitung bersama pihak PT Timah yang berhasil mengamankan timah ilegal di wilayah Toboali.
Ridwan Djamaluddin yang juga merupakan Dirjen Minerba dari Kementerian ini mengatakan bahwa akan menyelidiki dan berkomunikasi juga dengan aparat penegak hukum (APH) terkait hal tersebut.
“Kita akan selidiki dan komunikasi juga dengan APH, kalau memang itu memang melakukan pelanggaran hukum pasti kita tindak,” tegasnya.
Dirinya juga menjelaskan ketika semua yang terlibat baik itu penambang atau kolektor jika itu ilegal tentu ditindak.
“Tentunya semua yang terlibat akan kita tindak, tidak boleh ada toleransi untuk yang ilegal,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa Polda Bangka Belitung bersama PT Timah berhasil mengamankan mobil truk yang diduga mengangkut biji pasir timah ilegal di Wilayah Toboali sekitar 6,9 ton milik bos AT warga Pangkalpinang. (EraNews/Leo)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.