Ia mengapraesiasi langkah yang dilakukan PT Timah yang dengan cepat dan tanggap memberikan bantuan alat rapid test ini dan memberikan solusi untuk membantu para mahasiswa ini. Diperlukan kolaborasi dan sinergi yang masif untuk menghadapi berbagai persoalan ditengah pandemi ini.
“Tujuan membantu mahasiwa yang melanjutkan pendidikan di luar Pulau Belitung, karena mahalnya biaya rapid test sebagai tunas negeri harus kita bantu dan berikan solusi, jadi PT Timah membantu 200 tes rapid gratis. Kami berterim kasih kembali dengan cepat, sigap, melihat dan menangkap kebutuhan masyarakat. Kebersamaan, kolaborasi dan sinergisitas sangat diperlukan untuk saling menutupi kelemahan supaya kita bisa menghasilkan solusi yang cepat tanpa birokrasi yang panjang dan memang masyarakat yang sulit,” tambahnya.
Isyak juga berharap, PT Timah ambil peran untuk membantu menghidupkan dan memulihkan ekonomi masyarkat yang sudah terpuruk sejak 4 bulan yang lalu.
“ Pemulihan sosial ekonomi masyrakat ini membutuhkan mitra dan kami harap PT Timah bisa menjadi inspirator dan motivator bagi perusahaan lainnya yang bisa terpanggil dengan tujuan yang sama,” harapnya.
Terpisah, Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk, Anggi Siahaan mengatakan, PT Timah Tbk akan tetap berkomitmen bersinergi dengan berbagai pihak untuk menangani pandemi ini.
“Kita terus berkomitmen untuk menangani pandemi berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan semua pihak untuk bersama-sama dan beradaptasi menghadapi new normal,” katanya.
(eranews/3s)




















Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.