TOBOALI, ERANEWS.CO.ID– Terkait laka tambang yang menelan korban jiwa 2 orang di wilayah Kecamatan Toboali, Perusahaan PT Timah turut berbelasungkawa, Selasa (10/1/2022).
Melalui humas PT Timah, Anggi Siahaan menyebutkan atas kejadian tersebut pertama-tama yang ingin disampaikan adalah perusahaan dalam kondisi berbela sungkawa atas kecelakaan yang terjadi.
“Dan saat ini pikiran dan doa kami untuk korban kecelakaan dan keluarga yang ditinggalkan,” sebutnya.
Dirinya menuturkan bahwa untuk informasi awal yang di terima, bahwa diduga kecelakaan terjadi diakibatkan kondisi struktur tanah yang labil sehingga menyebabkan longsor.
“Namun untuk penanganan lebih lanjut, sesuai ketentuan Tim produksi perusahaan juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait,” ungkapnya.
Tentunya dalam hal ini pihak perusahaan sampaikan bahwa proses evakuasi telah selesai dilaksanakan dan saat ini tim terus berkoordinasi dan fokus bersama dengan pihak keluarga untuk proses pengkebumian korban.
“Kedepan perusahaan akan terus berbenah memperkuat komitmen dalam mengimplementasikan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dalam proses bisnis perusahaan,” jelasnya.
Sebagai informasi dalam beberapa tahun kebelakang PT TIMAH Tbk telah berupaya keras untuk meningkatkan kinerja K3 dalam tujuan mencegah terjadinya kecelakaan hingga fatality, Sehingga Pada tahun 2021 dan 2022 lalu perusahaan berhasil mencatatkan rekor zero fatality dalam proses bisnis perusahaan.
“Pembenahan juga terus dilakukan dengan meningkatkan kesadaran dan menjadikan safety sebagai budaya, pengawasan berjenjang hingga merumuskan berbagai peraturan dalam internal perusahaan dan juga mitra usaha,” pungkasnya. (EraNews/Leo)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.