Psikolog Wahyu Kurniawan : Stigma Lebih Berbahaya dari Virus

“Tak jarang pasien yang semula terkonfirm postif kini juga telah dinyatakan total sembuh dan dianggap aman berada dilingkungan sekitar akan terstigma juga dengan kondisi saat ini. Hal ini ditemukan dalam setiap selingan ekspresi masyarakat misalkan saja dengan tidak membukakan pintu rumah seperti biasa, tidak melayani secara terbuka diruang publik seperti warung. Tak ayal stigma akan berujung pada diskriminasi,” jelasanya.

Ia menyebutkan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar masyarakat tidak memberikan stigma. Pertama, Gunakan fakta, stigma negatif bisa menyebar karena pengetahuan yang rendah mengenai covid-19. Sebaiknya menyebarkan fakta yang dapat mengedukasi misalnya, cara penularan, cara mencegah dan cara mengatasi corona. Termasuk opsi perawatan dan informasi kesehatan yang bisa diakses dengan mudah oleh masyarakat, seperti melalui sosial media.

Kedua, Dengarkan keterangan ahli baik para dokter, psikolog, ahli kesehatan, ahli farmakologi, ahli yang berkontribusi secara kuat dan kredibel diminta keterangan Ketiga, Perkuat berita positif dan cerita mengenai orang-orang yang telah sembuh dari corona dan tidak mudah membaca dan mendengarkan hal negatif.

“Keempat, tetap menjalankan protokol kesehatan dan waspada bahwa covid bukanlah bagian dari konspirasi sebagaimana informasi yang didapat sehingga masyarakat dibuat tidak percaya hal ini dibenarkan,” ujarnya.

Ia berharap, masyarakat tetap memberikan respon atau ekspresi yang umum sebelum dan sesudah tanpa menampilkan pengucilan atau bullying dan tetap sesuai bertindak sesuai protokol covid-19, saling memberikan dukungan bagi yang terpapar.

“Menjalin komunikasi yang sifatnya support bukan rejected , hal ini bisa disampaikan bagi relasi yang terlanjur mengenal pasien atau mantan pasien. Masyarakat untuk tidak mudah melakukan gossip yang tidak terpercaya. Masyarakat harus lebih tenang, menerima dengan baik pasien yang berjuang di RS maupun yang sudah sembuh dengan hangat dan tetap memberikan dukungan,” tutupnya.

(eranews/3s)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.