PANGKALPINANG, ERANEWS.CO.ID – Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, bersama Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna menghadiri Rapat Koordinasi Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan APBD Kota Pangkalpinang Tahun Anggaran 2025 di Ruang Rapat Baperida Kota Pangkalpinang, Rabu (10/12/25).
Dalam rakor tersebut, Wali Kota Saparudin menegaskan pentingnya forum evaluasi sebagai wadah untuk menilai pelaksanaan APBD di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
“Rakor pada hari ini perlu dilaksanakan untuk mengevaluasi pelaksanaan APBD Pemkot Pangkalpinang dan mengetahui apa saja kendala dalam pelaksanaannya,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa evaluasi APBD akan digelar setiap bulan pada minggu kedua. Karena itu, seluruh OPD diwajibkan menyiapkan laporan secara lengkap dan tepat waktu.

“Kami harapkan seluruh OPD menyiapkan laporan pelaksanaan APBD setiap bulan,” tegasnya.
Namun, dalam pertemuan tersebut ditemukan bahwa sebagian besar data keuangan OPD masih belum diperbarui. Data yang disampaikan baru ter-update hingga September.
“Banyak data keuangan yang belum ter-update per Desember ini. Data yang disampaikan hari ini baru ter-update sampai bulan September,” ungkapnya.
Wali kota menjelaskan bahwa keterlambatan tersebut terjadi akibat sejumlah kendala pada sistem input data Pemkot. Ia meminta OPD segera melakukan perbaikan dan memperbarui data secepatnya.
“Kami minta seluruh OPD untuk segera men-update data tersebut secepatnya,” tambahnya.
Terkait target akhir tahun, Saparudin menargetkan realisasi APBD pada Desember dapat mencapai 98 persen. Meski demikian, ia menekankan agar seluruh proses tetap sesuai aturan.
“Lebih baik ada sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) daripada melanggar peraturan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa,” tegasnya.
Rakor tersebut menjadi momentum penting bagi Pemkot Pangkalpinang untuk memperkuat disiplin pengelolaan anggaran dan memastikan pelaksanaan APBD berjalan tepat sasaran.
(*)




















Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.