TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Polres Bangka Selatan melakukan aksi penanaman pohon di lahan bekas kawasan pertambangan pasir timah di Kawasan Hutan Perkemahan Pemkab Bangka Selatan, Senin (5/2/2024).
Dimana sebanyak 600 batang bibit pohon Nyatoh ditanam dilokasi tersebut.
Kapolres Bangka Selatan, AKBP Trihanto Nugroho mengungkapkan, Kegiatan penanaman 600 bibit tanaman ini bentuk upaya untuk merehabilitasi hutan dan lahan kritis.
“Utamanya dengan pelibatan para pihak serta mensosialisasikan penanaman pada musim penghujan Sekaligus sebagai bentuk kepedulian Polri guna melakukan penghijauan dalam mengurangi dampak pencemaran,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan serentak se-Polda Kepulauan Bangka Belitung.
“Tentunya aksi ini merupakan kegiatan yang kesekian kalinya yang dilakukan Polres Bangka Selatan sejak beberapa tahun terakhir. Dari ratusan pohon yang ditanam itu terdiri dari bibit pohon tanaman produktif berupa jenis pohon Nyatoh,” kata AKBP Trihanto Nugroho.
Menurutnya, Dipilih nya tanaman ini setidaknya mampu memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar, bahkan ditargetkan menjadi kawasan agro wisata dalam beberapa tahun ke depan.
Masih kata Trihanto Nugroho, Bahwa pada umumnya pohon Nyatoh atau nagasari dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan furniture, seperti kusen jendela dan kusen pintu. Tak hanya itu, buah dari pohon nyatoh ternyata bisa untuk dikonsumsi dan bijinya mengandung lemak sehingga dapat dimanfaatkan untuk memasak. Bunga dari pohon nyatoh digunakan sebagai jamu. Karena dipercaya dapat mengobati diare, mengeluarkan wangi aromatik dan penyakit lainnya.
“Pohon nagasari atau nyatoh merupakan tanaman asli Bangka Belitung yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Setiap bagian pohon bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan,” sebutnya.
Lanjutnya, supaya lahan kritis terus berkurang pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, baik melalui Dinas Lingkungan Hidup maupun Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan. Langkah itu diambil supaya pemerintah dapat melakukan pendataan dan inventarisasi lahan kritis agar segera dapat ditangani. Begitu pula perlunya dilakukan riset tanaman apa saja yang memungkinkan untuk ditanam di lahan kritis itu.
Kebijakan itu merupakan langkah kolaboratif memulihkan kondisi lahan supaya dapat subur kembali. Terlebih ditanami dengan pohon produktif bermanfaat bagi masyarakat dan menyimpan air. Pada gilirannya tanpa disadari secara akumulatif bermanfaat untuk iklim makro di Kabupaten Bangka Selatan.
“Jadi terdapat beberapa dampak yang dirasakan dengan adanya penanaman ini. Yakni kawasan tersebut menjadi hijau, teduh dan asri. Aksi tersebut merupakan sebagian kecil dari upaya penyelamatan lingkungan,” tukasnya.
Meskipun begitu kata Trihanto Nugroho, penanaman bibit pohon produktif ini juga akan dilakukan secara berkelanjutan. Setelah nantinya berhasil diinventarisasi terkait berapa luasan lahan kritis di Bangka Selatan. Pengawasan terhadap bibit juga akan terus dilakukan oleh jajaran TNI dan Polsek jajaran.
“Kontrol dan perawatan secara rutin akan terus dilakukan. Ini agar pohon yang kita tanam dapat tumbuh dan berkembang. Pengawasan juga bertahap,” terangnya. (EraNews/Lew)
Polres Basel Tanam 600 Pohon di Lokasi Eks Tambang














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.