PANGKALPINANG, ERANEWS.CO.ID — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tahun 2026 yang diikuti pengurus PKK dari tujuh Kabupaten/Kota se-Babel.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung BKPSDMD Babel, Pangkalpinang, Selasa (10/2/2026) ini mengusung tema “Terwujudnya Keluarga Berdaya dan Sejahtera untuk Mendukung Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045”. Rakorda dibuka oleh Gubernur Babel Hidayat Arsani yang diwakili Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Babel, Fery Afriyanto.
Dalam sambutan gubernur yang dibacakan Fery Afriyanto, Pemerintah Provinsi Babel menegaskan dukungan penuh terhadap program kerja PKK baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Pemerintah menilai PKK memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan masyarakat jika dijalankan secara maksimal dan terarah.
Menurutnya, keberadaan PKK selaras dengan visi pembangunan daerah “Babel Berdaya 2029” yang menargetkan terwujudnya daerah berdaya saing, berbudaya, mandiri, dan sejahtera.
Ia juga menekankan kekuatan utama PKK terletak pada jaringan organisasinya yang menjangkau hingga tingkat desa, RT, dan RW, sehingga mampu menggerakkan partisipasi masyarakat secara langsung.
Melalui Rakorda ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat serta lahir rencana kerja yang lebih terukur dan efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga meminta seluruh jajaran PKK aktif melakukan evaluasi program serta menyerap aspirasi pengurus di semua tingkatan.
“Jadikan gerakan PKK sebagai pelopor perubahan dan bukti pengabdian terbaik kepada masyarakat, daerah, bahkan bangsa,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, menyampaikan Rakorda 2026 menjadi momentum penting untuk menyelaraskan program daerah dengan hasil Rakernas X PKK serta visi besar Indonesia Emas 2045.
Ia menegaskan fokus PKK ke depan tidak hanya pada kegiatan administratif, tetapi juga pada penguatan ketahanan keluarga dan pembangunan sumber daya manusia unggul.
Menurutnya, di tengah dinamika transformasi sosial, ekonomi, dan teknologi yang cepat, keluarga sebagai unit terkecil masyarakat menghadapi berbagai tantangan baru, seperti kesenjangan sosial, perubahan pola pengasuhan, kerentanan kesehatan, hingga tekanan ekonomi rumah tangga.
Karena itu, ia mengajak seluruh TP PKK Kabupaten/Kota memperkuat kebersamaan dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK guna memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ketua TP PKK Noni juga memperkenalkan inovasi program bertajuk “Gebrakan Si Emak” (Gerakan Pemberdayaan Perempuan Peduli Lingkungan, Pendidikan, Sosial, Ekonomi, Kesehatan, dan Lindungi Anak). Salah satu kegiatannya adalah Seruni (Senam Sehat Bersama Bunda Noni) yang rencananya akan dilombakan secara virtual karena keterbatasan anggaran.
Penghargaan bagi peserta terbaik akan diberikan pada puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Belitung.
Menutup sambutannya, Ketua TP PKK mNoni mengajak seluruh kader PKK hingga tingkat desa dan kelurahan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak demi mewujudkan keluarga sehat, cerdas, dan berdaya sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045.
“Pertemuan ini momentum memperkuat kolaborasi. Mari bekerja dengan hati, ikhlas, dan profesional demi kesejahteraan keluarga dan masyarakat,” pungkasnya.
(*Sumber; Biro Adpim Setda Prov Babel)




















Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.