MERAWANG, ERANEWS.CO.ID — Dalam rangka memperingati HUT Satuan Pelajar Mahasiswa ( SAPMA) Pemuda Pancasila ( PP) Ke – 32 , sejumlah pengurus SAPMA PP Kabupaten Bangka menggelar kegiatan pembersihan serta pengecatan makam Depati Bahrin.
Kegiatan dilaksanakan selama 2 hari, melibatkan anggota SAPMA PP serta Karang Taruna Desa Kimak, Kecamatan Merawang.
Agenda bakti sosial tersebut mendapat support dari berbagai pihak, baik itu Pemerintah Desa Kimak, MPC PP Bangka dan pihak lainnya.
Ketua SAPMA PP Bangka Agri menyampaikan, tujuan kegiatan mengenalkan kepada Pemuda Mellinial keberadaan pahlawan Bangka.
“Agenda kegiatan bersih makam Depati Bahrin dalam rangka memperingati HUT ke – 32 SAPMA Pemuda Pancasila, yang mana bertujuan mengenal kepada pemuda mellinial keberadaan pahlawan asal Bangka,” ungkap Agri, Sabtu ( 07/11/20) bertempat di Makam Depati Bahrin, Desa Kimak.
Agri menambahkan kegiatan tersebut sudah mendapat support dari MPC PP Bangka serta pihak lainnya.
“Sebelum kita lakukan kegiatan dilakukan survei dulu dan sudah mendapat support MPC PP Bangka. Soal pendanaan kita dibantu berbagi pihak, salah satunya perusahaan smelter” ungkapnya.
“Kegiatan ini akan kita laksanakan selama dua hari, pembersihan makam, pengecatan serta memasang tiang bendera,” pungkasnya.
Ditempat yang sama ketua MPC PP Bangka Sarmili , mengatakan tidak semua kegiatan harus dilakukan di perkotaan.
“Sebagai MPC PP kita mengarahkan tidak semua kegiatan dilakukan di kota, nah di Desa Kimak ada makam pahlawan Depati Bahrin, dimana anggota SAPMA PP harus tau tentang sosok pahlawan, tanpa mereka kita tidak seperti sekarang ini,” ujarnya.
Sarmili menyampaikan bahwa ormas Pemuda Pancasila bukan untuk ditakuti.
“Saya menghimbau bahwa ormas PP bukan untuk ditakuti seperti stigma masyarakat, ormas PP bermartabat. Kami minta anggota SAPMA dan Srikandi PP lebih banyak berada ditengah masyarakat,” jelasnya.
Diakhir keterangannya, Ketua MPC PP Bangka menjelaskan bahwa Ormas PP memiliki prinsip tiga O.
“Kita ormas Pemuda Pancasila ini memiliki prinsip tiga O, sesuai arahan MPN, MPW Pemuda Pancasila. Segala sesuatu harus gunakan otak dulu, kemudian olah kalau pun harus gunakan otot yah kita gunakan,” tutupnya.
(eranews/eq)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.