TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Rencana pembangunan kawasan sekolah terpadu Kabupaten Bangka Selatan baru memasuki tahap Detail Engineering Design (DED), Senin (25/11/2021).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangka Selatan, Sumadi mengatakan bahwa untuk tahun 2021 ini baru tahap mengusulkan DED nya saja dulu
“Kita akan bawa kepusat, nantinya untuk mengusulkan pembangunan unit sekolah baru baik itu SD maupun SMP,” sebutnya.
Ia juga menambahkan, rencananya disitu juga akan dibangun sebagai kawasan School Sport Centre, mulai dari PAUD, SD, SMP dan juga SMA dari satu kawasan dengan Sport Centre yang ada di Gor itu.
“Kita arahkan nanti disitu, untuk spesialisasi nya itu ke olahraga karena beredekatan dengan Gor, sehingga kita bisa mendidik bibit atlit kita yang ada di Bangka Selatan, nantinya akan disatukan sekolah terpadu tersebut,” kata Sumadi, Jumat (25/11/2021) sore di Kantor Dinas Pendidikan Bangka Selatan.
Sumadi juga menuturkan untuk membangun sekolah terpadu sendiri yang telah dilakukan yakni dari pembebasan lahan dan penyusunan DED.
“Nantinya untuk bangunan sendiri kita akan mengusulkan lewat DAK, lewat PUPR, ataupun lewat Kementerian, dan kemarin kita sudah usulkan proposal lewat ke Kementerian Pendidikan dengan Kementerian Olahraga untuk sekolah terpadu itu tadi,” paparnya.
Jadi harapannya, semoga bisa tembus dimana ada celah untuk pembangunan sekolah terpadu.
Untuk diketahui, lahan yang disiapkan untuk pembangunan sekolah terpadu tersebut memiliki luas 1,7 Hektar tepat disamping GOR Pemkab Basel, dengan pembebasan lahan berkisar 600 juta bersumber dari dana APBD.
“Target untuk pembangunan sendiri yakni di Tahun 2023, karena DED nya sudah selesai jadi di Tahun 2023 baru kita mulai pembangunan tersebut,” harapnya.
(EraNews/Leo).