Musorkot Koni Pangkalpinang Tahun 2025, Momentum Penting Perbaikan Organisasi 

PANGKALPINANG, ERANEWS.CO.ID – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota Pangkalpinang, Juhaini menghadiri Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) Pangkalpinang Tahun 2025 yang digelar dalam rangka pemilihan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pangkalpinang masa bakti 2026–2030.

Dalam kesempatan itu, Juhaini menyampaikan Musorkot menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, serta merumuskan arah organisasi KONI ke depan agar lebih baik.

“Musorkot ini merupakan momentum strategis untuk perbaikan organisasi. Harapannya, melalui proses demokrasi ini akan lahir pemimpin KONI yang visioner, amanah, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan Kota Pangkalpinang,” ujar Juhaini dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa KONI merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan, khususnya di bidang olahraga. Oleh karena itu, sinergi antara KONI dan Pemerintah Kota Pangkalpinang harus terus diperkuat.

Pada kesempatan tersebut, Juhaini juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua KONI beserta jajaran pengurus periode 2021–2025 atas kerja sama dan kontribusi yang telah diberikan.

“Kami Pemerintah Kota Pangkalpinang mengucapkan selamat kepada siapa pun yang terpilih sebagai Ketua Umum KONI periode 2026–2030. Selamat mengemban amanah dan menjadikan organisasi ini sebagai wadah pengabdian,” katanya.

Ia berharap kepengurusan KONI yang baru nantinya mampu meningkatkan prestasi seluruh cabang olahraga yang berada di bawah pembinaan KONI, sejalan dengan semangat gotong royong, kebersamaan, dan sinergi yang akan terus dikedepankan mulai tahun 2026.

Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Kota Pangkalpinang, Fauzi Trisana, menjelaskan bahwa Musorkot digelar setelah berakhirnya masa kepengurusan KONI periode 2021–2025.

“Tim TPP telah bekerja hampir satu bulan, mulai dari penjaringan hingga penetapan bakal calon ketua. Awalnya ada dua bakal calon yang mendaftar, namun setelah proses verifikasi hanya satu yang memenuhi syarat,” jelas Fauzi.

Meski hanya terdapat satu calon yang memenuhi syarat, Fauzi menegaskan Musorkot tetap dilaksanakan sesuai mekanisme organisasi, mulai dari pleno satu hingga pleno empat, dan seluruh keputusan tetap dikembalikan kepada peserta Musorkot.

Fauzi juga menyampaikan bahwa tantangan besar yang akan dihadapi Ketua KONI terpilih adalah persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026, di mana sekitar 80 persen venue pertandingan akan berada di Kota Pangkalpinang.

“Porprov 2026 berbeda dengan sebelumnya. Kali ini penyelenggara adalah KONI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sementara kabupaten/kota hanya menyiapkan venue atau lapangan,” ungkapnya.

Ia berharap kepengurusan KONI yang baru nantinya mampu berkoordinasi dengan baik demi menyukseskan Porprov 2026 serta mendorong peningkatan prestasi olahraga di Kota Pangkalpinang.

(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.