TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Selatan menggelar rapat kerja gabungan dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan pada Selasa (6/5/2025) siang.
Bertempat di ruang rapat DPRD Bangka Selatan, pertemuan tersebut membahas perizinan menara Base Transceiver Station (BTS) dan upaya penggalian potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dalam rapat itu, anggota DPRD Bangka Selatan aktif menanyakan berbagai potensi yang dapat digarap untuk meningkatkan PAD.
Usai rapat, Wakil Ketua I DPRD Bangka Selatan, H. Kamarudin, menyampaikan kepada awak media bahwa rapat gabungan komisi I, II, dan III hari ini bertujuan untuk mendorong peningkatan PAD.
“Karena kita berupaya mencapai 100 persen dari target di tahun 2025 ini, dan saat ini masih triwulan pertama, kita akan mengundang kembali pihak terkait untuk mengevaluasi dan mencari solusi atas target PAD yang belum tercapai,” jelas H. Kamarudin.
Ia mengungkapkan bahwa target PAD tahun 2025 adalah sebesar Rp100 miliar. Hingga April 2025, realisasinya baru mencapai 21 persen.
H. Kamarudin menambahkan bahwa fokus utama dalam rapat gabungan dengan pihak eksekutif adalah menara BTS, mengingat adanya sejumlah menara yang status perizinannya belum jelas bagi DPRD. Selain itu, isu parkir dan potensi usaha burung walet juga menjadi perhatian.
“Fokus rapat tadi membahas masalah menara BTS, parkir, serta usaha burung walet. Sektor-sektor ini harus digenjot untuk meningkatkan PAD kita. Untuk walet, realisasinya baru 10 persen, sedangkan parkir sudah 40 persen, namun teknis penerimaannya perlu diperbaiki,” ujarnya.
DPRD memberikan catatan terkait usaha burung walet, terutama masalah perizinan yang belum lengkap. Hal serupa juga berlaku untuk menara BTS, di mana baru 48 menara yang mengantongi izin.
“Untuk parkir, kita menekankan agar penarikannya lebih diefektifkan,” tegasnya.
H. Kamarudin menyatakan bahwa DPRD siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam upaya peningkatan PAD.
“Tentunya kita tetap semangat untuk mengoptimalkan PAD Bangka Selatan,” pungkasnya.
Turut hadir dalam rapat gabungan tersebut Wakil Ketua Komisi II, Rosi Sartono, Ketua Komisi I, Komisi II, dan Ketua Komisi III, serta kepala OPD terkait Pemkab Bangka Selatan. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.