TOBOALI, ERANEWS.CO.ID- Terkait sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) subsidi, mendapat sorotan dari Yopi Jamhar Selaku Ketua DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Bangka Selatan, Rabu (13/4/2022).
Hal itu diungkapkan, salah satu anggota unit pelaksana jasa alsintan (UKJA) mengeluh kepada ketua DPC HKTI Bangka Selatan.
Yopi Jamhar mengatakan, bahwa dirinya mendapat laporan dari masyarakat petani serta pengelola UKJA Alsintan Desa Rias, Kecamatan Toboali.
“Saat ini dengan kondisi BBM solar subsidi khususnya, itu merasa sangat kesulitan dalam mendapatkannya,” sebutnya.
Ia menuturkan, bahwa pihaknya tidak tahu apakah permasalahan distribusinya ataukah masalah Kouta subsidi ini berkurang.
“Tapi yang jelas, kami dari HKTI Bangka Selatan menyoroti permasalahan ini terkait untuk BBM solar yang dibutuhkan oleh petani Desa Rias sulit untuk mendapati BBM solar subsidi,” tuturnya.
Tambahnya juga, selama ini para UKJA Alsintan petani Desa Rias tidak pernah sama sekali untuk mendapatkan itu.
“Dan memang itu sudah bertahun-tahun dikeluhkan oleh petani Desa Rias, ketika BBM subsidi itu sulit didapatkan sehingga berdampak kepada biaya operasional yang membengkak tentunya berdampak juga kepada hasil,” ungkap Yopi Jamhar.
Ia menjelaskan, dengan biaya operasional yang cukup tinggi tidak menutup kemungkinan berdampak dengan harga beras nantinya.
“Kita berharap kepada Pertamina, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung serta Pemerintah Daerah, tolong para petani khususnya yang membutuhkan BBM terkait Alsintan ini untuk segera diakomodir atau diperhatikan dan itu sudah tertuang didalam Perpres nomor 191 tahun 2014,” harapnya.
Ia mengatakan, bahwa sudah setiap tahunnya pihaknya mengusulkan permasalahan ini, namun hingga saat ini tidak ada follow up nya kembali.
“Tentunya kita minta Pemerintah Daerah, Provinsi untuk bersama-sama berkoordinasi dengan Pertamina terkait BBM subsidi untuk Alsintan petani Desa Rias,” tegasnya.
“Untuk diketahui, bahwa UKJA Alsintan petani Desa Rias selama ini membeli solar tersebut kepada pengecer yang ada di toko-toko,” pungkasnya.
Sementara itu anggota UKJA Alsintan petani Desa Rias, Sukarya mengatakan bahwa memang benar pihaknya sulit untuk mendapati BBM solar subsidi.
“Benar bang, memang susah untuk mendapatkan BBM solar subsidi untuk kami, dan itu sudah terjadi bertahun-tahun,” ujarnya.
Meskipun pihaknya tidak mendapatkan full terkait hal ini yang penting ada walaupun cuman sedikit.
“Sekali lagi kami berharap kepada Pertamina, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung serta Pemerintah Daerah, tolong para petani khususnya yang membutuhkan BBM terkait Alsintan ini untuk segera diakomodir,” terangnya. (EraNews/Leo)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.