PANGKALPINANG, ERANEWS.CO.ID — Penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 naik drastis. Di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung khususnya, penambahan kasus tersebut pada Minggu (08/11/20) tercatat bertambah 16 kasus.
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Andi Budi Prayitno menyampaikan bahwa untuk penambahan kasus tersebut dengan sebaran diantaranya Kota Pangkalpinang bertambah 2 kasus, Kabupaten Bangka bertambah 12 kasus dan Kabupaten Belitung bertambah 2 kasus.
Andi menyebutkan untuk penambahan 2
kasus terkonfirmasi positif Covid di Kota Pangkalpinang adalah DAS (35) laki-laki dan DFA (14) perempuan. Kedua pasien berdomisili di Kecamatan Rangkui.
“DAS berdasarkan riwayatnya melakukan perjalanan dari luar daerah serta memiliki keluhan gejala klinis batukcdan pilek disertai demam komorbid hipertensi. Sementara untuk pasien DFA merupakan kontak erat dengan DAS dan pada hasil test PCR 07 November keduanya dinyatakan positif,” kata Andi.
Sementara itu kata Andi, untuk 12 penambahan positif Covid di Kabupaten Bangka masing-masing ECS (1 tahun 10 bulan) perempuan, MC (8) laki-laki, TS (33) laki-laki, MB (27) perempuan, GM (13) perempuan, KAP (6) laki-laki, EPR (42) perempuan, ADP (29) perempuan, RM (18) laki-laki, TDP (29) laki-laki, AYK (22) laki-laki dan FD (44) laki-laki. Untuk kedua belas pasien tersebut kata Andi berdomisili di Bedukang Deniang.
“Berdasarkan riwayatnya kedua belas pasien itu terkontak erat dengan RA yang sebelumnya sudah dinyatakan positif Covid-19. Dari hasil test swab PCR 07 November kedua belas pasien dinyatakan positif Covid,” sebutnya.
Andi menambahkan, dua kasus penambahan di Kabupaten Belitung adalah MCP (27) perempuan paaien 1670 beralamat Air Raya Tanjung Pandan dan GLS (28) perempuan paaien 1671 beralamat di Air Ketok Tanjung Pandan.
“MCP berdasarkan riwayatnya pada 01 November melakukan perjalanan dari Yogyakarta daerah terjangkit Covid. Dari hasil test PCR 07 November dinyatakan positif terkonfirmasi Covid. Sedangkan untuk pasien GLS pada 30 Oktober yang bersangkutan melakukan perjalanan dari Bandung daerah terjangkit dan episentrum Covid-19,” jelas Andi
“Dari hasil test PCR 07 November pasien dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19. GLS termasuk dalam kategori kasus impor,” sambungnya.














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.