Kanwil DJPb dan Gubernur Babel Matangkan Persiapan Penyerahan DIPA dan TKD Tahun Anggaran 2026

PANGKALPINANG, ERANEWS.CO.ID –
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Bangka Belitung, sebagai perwakilan Kementerian Keuangan di daerah, menggelar audiensi strategis bersama Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Pemprov Babel) guna mematangkan persiapan Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026.

​Kegiatan penting ini berlangsung di Kantor Gubernur Provinsi Bangka Belitung dan dihadiri langsung oleh Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bangka Belitung, Syukriah HG, dan Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Hidayat Arsani, bersama jajaran Kemenkeu Satu Provinsi Bangka Belitung.

​Fokus utama audiensi adalah pembahasan mengenai mekanisme dan lokasi penyerahan DIPA dan Buku Alokasi TKD Tahun Anggaran 2026. Penyerahan DIPA untuk Provinsi Bangka Belitung direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Desember 2025, menyusul penyerahan DIPA secara simbolis oleh Presiden Republik Indonesia.

​APBN Tahun 2026 diketahui memprioritaskan tiga pilar utama:
​Pertumbuhan ekonomi tinggi.
​Pemerataan manfaat pembangunan.
​Stabilitas nasional yang dinamis.

​Pada kesempatan yang sama, Kepala Kanwil DJPb dan Gubernur juga mendiskusikan langkah-langkah strategis untuk peningkatan potensi daerah, khususnya dalam perumusan strategi anggaran tahun 2026. Salah satu bahasan krusial adalah upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengembangan berbagai potensi unggulan Provinsi Bangka Belitung.

​Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bangka Belitung, Syukriah HG, menyampaikan bahwa audiensi strategis ini bertujuan untuk memperoleh informasi mendalam mengenai potensi daerah yang diharapkan dapat tersampaikan hingga ke tingkat Kementerian sebagai bahan pertimbangan kebijakan.

​”Kami berharap potensi desa devisa di Provinsi Bangka Belitung dapat direalisasikan pada tahun depan,” ujar Syukriah HG pada Jumat (7/11/2025).

​Beliau juga menyoroti lada sebagai komoditas unggulan daerah dan mengusulkan pengembangan pusat penelitian lada di Bangka Belitung. Langkah ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas dan mendorong jumlah panen, sehingga meningkatkan daya saing komoditas lada di pasar global.

​Kanwil DJPb Provinsi Bangka Belitung, bersama Kemenkeu Satu, dan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam mendukung program-program pembangunan nasional dan daerah demi mewujudkan Asta Cita.

Pembahasan persiapan penyerahan DIPA dan Buku Alokasi TKD ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam memastikan pelaksanaan anggaran tahun 2026 dapat berdampak nyata bagi masyarakat. (EraNews/Lew)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.