TOBOALI, ERANEWS.CO.ID- Jembatan darurat penghubung dusun serai Desa Delas – Tran 02 Sidoharjo mengalami ambruk akibat cuaca hujan deras.
Jembatan darurat yang dibuat dari kayu itu, dibangun pada tahun 2019 dan merupakan akses warga setempat.
“Benar bang sekitar pukul 7 pagi jembatan penghubung antara dusun serai Desa Delas -Tran 02 itu ambruk, saat itu mobil Kecamatan Pulau Besar melintas di jembatan seketika jembatan itu ambruk,” kata warga setempat Maringgis (30) saat melalui pesan WhatsApp, Sabtu (18/6/2022).
Ia juga menambahkan, dalam kejadian itu tidak ada menelan korban jiwa.
“Dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa, memang faktor ambruk jembatan tersebut dipengaruhi cuaca hujan yang mengguyur di lokasi kejadian,” jelasnya.
Tambahnya juga memang jalan tersebut bukan akses utama, akan tetapi para warga setempat sering melintas dijalan itu dikarenakan jangkauannya lebih dekat.
“Kami juga menyayangkan adanya alat berat yang sering melintas di jembatan penghubung itu, ya tentunya beban lewat di atas jembatan darurat itu bisa berpengaruh kekuatan kayu, padahal masih ada akses jalan lain,” bebernya.
Harapan masyarakat Desa Delas dan Desa Sidoarjo semoga jembatan penghubung tersebut cepat dibangun tahun ini.
“Kami berharap kepada pemerintah daerah Bangka Selatan, terkhusus dinas PUPR Bangka Selatan semoga tahun ini segera dibangun karena jembatan itu merupakan akses cepat warga Tran 1,2,3,4 dan Pulau Besar,” tutupnya. (EraNews/Leo)
Jembatan Penghubung Desa Delas dan Sidoharjo Ambruk
