Insentif Petugas Medis Covid-19 Segera di Cairkan, dr Fauzan : Lebih Besar dari Usulan Awal

PANGKALPINANG, ERANEWS.CO.ID — Sempat beredar pemberitaan mengenai belum dicairnya insensif Tenaga Kesehatan (Nakes) petugas Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah Kota Pangkalpinang saat ini menjadi perbincangan.

Menanggapi hal demikian, Direktur RSUD Depati Hamzah, dr M Fauzan membenarkan hal itu.Namun menurutnya belum dicairkannya intensif selama tiga bulan tersebut dikarenakan belum ada dasar perhitungan pola tarif intensif untuk petugas Covid-19.

“Kita menggunakan dibawah tarif DKI Jakarta untuk seluruh petugas. Akan tetapi setelah tanggal 27 April 2020 keluar SK Kemenkes yang sudah mengatur besarnya insensif untuk petugas Covid-19 yang terdiri dari dr spesialis, dr umum, perawat/bidan maupun tenaga medis serta yang lainnya,” jelas dr M Fauzan.

Kemudian kata dr M Fauzan setelah melakukan kajian bersama Dinas Bakueda Kota Pangkalpinang dilanjutkan dengan rapat bersama perwakilan petugas Covid-19 diputuskan untuk merubah usulan awal.

“Jadi uang yang sudah disiapkan oleh Pemkot Pangkalpinang insyallah minggu ini bisa dicairkan dengan mengikuti pola pembayaran insentif dari Kementerian yang diketahui nominalnya besar dari pada usulan awal,” paparnya.

Lanjut kata dr M Fauzan, pihak RSUD Depati Hamzah sangat memikirkan keselamatan serta kesejahteraan petugas Covid-19 dilingkungannya. Terbukti sebut dr M Fauzan selain menaikkan insensifnya pihak RSUD juga menyiapkan APD lengkap sesuai dengan zona yang sudah ditetapkan.

Selain itu tambahnya pihak RSUD menyiapkan ekstra fooding baik itu susu, telur, madu serta makanan suplemen untuk petugas medis Covid-19.

Dijelaskannya sebagai rumah sakit yang ditunjuk oleh Kementrian sebagai 132 rumah sakit rujukan penyakit infeksi bersama RSUD Marsidi Judono di Belitung, Pemkot Pangkalpinang sangat serius dan mendukung kebutuhan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Selain itu katanya refocusing anggaran untuk kesehatan, RSUD Depati Hamzah dalam waktu dekat akan dilengkapi dengan ruangan isolasi bertekanan negatif laboratorium dengan bio safety level II serta kamar operasi khusus pasien dengan Covid-19

“Walaupun penyebaran Covid-19 saat ini masih berlangsung diharapkan semoga cepat berlalu.Namun semua ruangan ini tetap akan digunakan untuk penyakit infeksi menular lainnya,” demikian disampaikannya.

(eranews/3s)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.