PANGKALPINANG, ERANEWS.CO.ID – Bertempat di Ruang Pertemuan Gereja Katolik Santa (ST) Bernadeth Paroki, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Pemkab Bateng) melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bangka Tengah menyerahkan Dokumen Kependudukan kepada masyarakat Bangka Tengah yang merupakan jemaat gereja, Selasa (27/05/2025).
Diserahkan oleh Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, yang didampingi Sekretaris Disdukcapil Bangka Tengah, Maizi, penyerahan dokumen kependudukan ini adalah bagian dari inovasi Amoy Noni Si Perawan (Aktivitas Menikah Orang yang Non Islam dalam Sistem Pelaporan Perkawinan) yang bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh administrasi dokumen kependudukan.
“Jadi meskipun kedudukan gereja ini di Pangkalpinang, tetapi Jemaatnya ada juga yang berasal dari Bangka Tengah. Dan hari ini melalui inovasi ini, kami mendatangi langsung masyarakat yang membutuhkan dokumen kependudukan, termasuk akta perkawinan kepada 5 pasangan suami istri yang berasal dari Bangka Tengah. Bahkan saya kaget, ada pasangan yang baru menerima akta perkawinan bahkan akta kelahiran dirinya sendiri meskipun sudah memiliki cucu,” ungkap Efrianda.
Efrianda menyatakan kegiatan dan inovasi ini merupakan bagian dari komitmen program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah yang bertujuan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Lebih lanjut, ia juga menghimbau masyarakat Bangka Tengah untuk segera melengkapi dokumen kependudukan mereka, seperti akta kelahiran, akta perkawinan, dan lainnya. Pemerintah telah mempermudah prosesnya, bahkan siap mendatangi masyarakat jika ada permintaan dan informasi yang masuk.
“Bagi masyarakat Bangka Tengah yang memiliki waktu dan kesempatan, bisa langsung mendatangi kantor Disdukcapil Bangka Tengah, maupun Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kecamatan Pangkalanbaru, ataupun kantor kecamatan terdekat agar dapat memiliki dokumen kependudukan yang lengkap dan sah demi kemudahan dalam mengakses berbagai layanan publik,” tambahnya.
RD. Yosef Setiawan selaku Kepala Paroki ST Bernadeth menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas upaya Pemkab Bateng yang aktif memberikan pelayanan administrasi kependudukan secara langsung kepada jemaat, termasuk pencatatan kelahiran, perkawinan, dan pembaruan Kartu Keluarga (KK).
“Kami sangat bersuka cita karena bisa membantu umat kami menyelesaikan pencatatan sipil terlebih ini sangat penting karena data umat juga menginduk pada NIK KTP. Ini sekaligus juga menyadarkan umat kami agar taat kepada negara melalui pencatatan sipil selain hukum gereja sehingga bisa 100% menjadi Warga Negara Indonesia,” ujarnya.
RD. Yosef juga turut menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah atas pendekatan jemput bola yang dilakukan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Bateng, Bupati, dan Wakil Bupati yang begitu luar biasa. Mereka terus mengejar kami agar proses pencatatan ini selesai. Sekarang umat merasa aman karena semua sudah sah secara negara dan pengurusan surat-surat lainnya pun jadi jauh lebih mudah,” tambahnya.
Sementara itu, Ngadio (73) bersama Sutati (66) warga Dusun Konghin meluapkan rasa senangnya karena bisa mendapatkan surat-surat administrasi kependudukan dengan begitu mudah dan nyaman.
“Kami senang sekali dan berterima kasih kepada Pemkab Bateng yang sudah mengurus akta semuanya. Kami berharap semoga pelayanan yang sudah lebih bagus ini dapat semakin ditingkatkan dan membantu masyarakat Bangka Tengah yang lainnya,” ungkap Ngadio.
Senada, Rumodang Siahaan (60) yang menerima pembaharuan KK, mengatakan dengan adanya pencatatan sipil ini memudahkan bagi masyarakat untuk menyelesaikan administrasi kependudukannya baik itu perkawinan maupun kelahiran secara sah menurut negara.
“Ini sangat membantu karena dengan adanya dokumen yang sah dan lengkap menurut negara, kita bisa lebih tenang, nyaman serta mudah dalam berbagai urusan,” terangnya.
* Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah




















Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.