Harga Besi Bekas di Toboali Anjlok, Pengepul Keluhkan Penurunan Drastis

TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Kabar kurang sedap menghampiri para pengepul barang bekas di Kecamatan Toboali, Bangka Selatan. Harga jual besi bekas di wilayah ini dilaporkan mengalami penurunan harga yang cukup tajam dalam tiga bulan terakhir, kini berada di angka Rp 4.000 per kilogram.

Penurunan sebesar Rp 1.200 per kilogram ini tentu menjadi perhatian, mengingat harga sebelumnya sempat menyentuh Rp 5.200 per kilogram.

Tak hanya besi, komoditas bekas lainnya seperti aluminium dan tembaga juga ikut merosot. Harga aluminium turun dari Rp 22.000 menjadi Rp 20.000 per kilogram, sementara tembaga bekas yang dulunya dihargai Rp 105.000 kini menjadi Rp 100.000 per kilogram.

Menurut Prabu, salah seorang pengepul besi bekas di Toboali, penurunan harga ini memang sudah dirasakan sejak tiga bulan belakangan.

“Penurunan harga ini sudah terjadi sekitar tiga bulan terakhir,” ujarnya pada Rabu (9/4/2025).

Mengenai penyebab pasti anjloknya harga, Prabu mengaku belum mengetahui secara pasti.

“Untuk penyebabnya sendiri, saya tidak tahu betul. Tapi ada kabar masuknya besi bekas dari luar negeri juga jadi faktor penyebab anjloknya harga jual besi bekas,” ungkapnya.

Prabu menambahkan bahwa selama ini, ia selalu menjual barang bekas yang dikumpulkannya kepada pengepul besar di Pangkalpinang.

“Setiap barang bekas yang dikumpulkan ini selalu dijual kepada pengepul besar di Pangkalpinang, dan paling banyak dirinya bisa menjual sebanyak 15 ton per bulan,” pungkasnya.

Penurunan harga ini tentu menjadi perhatian bagi para pelaku usaha di sektor barang bekas di Bangka Selatan. (EraNews/Lew)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.