LEPAR, ERANEWS.CO.ID – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0432/Basel mengerahkan upaya ekstra guna memastikan kesiapan upacara penutupan.
Mengingat lokasi sasaran berada di wilayah pulau terluar tanpa akses darat, personel TNI harus berjibaku menyeberangkan material upacara mulai dari tenda hingga sistem suara (sound system) menuju Pulau Lepar, Selasa (10/3/2026).
Proses mobilisasi personel dan material pendukung ini dilakukan melalui jalur laut menggunakan kapal kayu tradisional (longboat). Perjalanan menempuh waktu lebih dari 20 menit dari Pelabuhan Sadai menuju Pelabuhan Penutuk, Pulau Lepar. Meski dihadapkan pada medan laut yang menantang, semangat gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat setempat tampak kuat saat bahu-membahu membongkar muatan dari kapal ke daratan.
Komandan SSK, Kapten Inf Tri Wahyudi, menegaskan bahwa pengiriman logistik dari pelabuhan utama ini mutlak dilakukan karena keterbatasan Alat Perlengkapan (Alkap) penunjang upacara di lokasi sasaran.
”Kami memastikan seluruh material upacara yang dibutuhkan sampai tepat waktu dan dalam kondisi baik. Keterbatasan akses bukan halangan bagi kami; ini adalah bentuk komitmen TNI untuk selalu hadir membangun negeri, bahkan dari daerah terpencil sekalipun,” ujar Kapten Inf Tri Wahyudi.
Upacara penutupan TMMD ke-127 ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 11 Maret 2026, sebagai tanda tuntasnya program pengabdian TNI bagi masyarakat di wilayah Kepulauan Bangka Selatan. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.