TOBOALI, ERANEWS.ID – Dinas Pertanian, Pangan, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggelar rapat penting terkait dukungan penuh terhadap pelaksanaan program MBG (Makan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman). Rapat ini berlangsung di Ruang Pertemuan Dinas Pertanian pada Selasa (2/12/2025).
Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Asisten Bupati Bangka Selatan, Muhamad Zamroni, Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Provinsi Bangka Belitung, Sulastri, Kabid Pangan Kabupaten Bangka Selatan, Fitri Laila, perwakilan dari BGN, SPPI, serta seluruh pemangku kepentingan terkait.
Dalam kesempatan itu, Kabid Ketahanan Pangan Provinsi Bangka Belitung, Sulastri, menjelaskan bahwa rapat ini berfokus pada pembahasan lingkungan dan dukungan penuh terhadap program MBG di Bangka Selatan.
“Yang utama, kami memastikan penyediaan dan penyajian bahan pangan yang diolah kepada sasaran, terutama anak-anak sekolah, agar sasaran MBG itu berkualitas, yakni makan beragam, bergizi, seimbang, dan aman,” ungkap Sulastri.
Ia menambahkan bahwa hal ini sesuai dengan arahan dari Badan Pangan Nasional yang terus berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional serta dinas pangan di lingkup Kabupaten/Kota.
Sulastri menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Bangka Selatan atas pelaksanaan rapat ini. Ia juga menekankan bahwa fokus utama hari ini adalah meninjau SPPG (Sentra Pengolahan dan Penyajian Pangan) di Bangka Selatan.
“Kami melihat SPPG, terutama dari pasokan barang pangan masuk, tempat pencucian, higienitas, sanitasi, dan dapur serta peralatannya. Semua sudah kita lihat sesuai dengan SOP petunjuk teknis,” jelasnya.
Selain inspeksi, pihaknya juga melakukan pengujian sampel terhadap komoditas seperti tarrot (ubi talas/sejenisnya), wortel, bawang putih, bawang merah, dan semangka.
“Hasilnya negatif semua, artinya aman untuk diberikan kepada anak-anak,” tegas Sulastri.
Pihaknya berharap sinergi ini dapat mendorong gizi anak-anak, menjadikan pangan yang sehat, aman, serta membentuk generasi yang berkualitas di masa depan melalui gerakan gizi seimbang.
Wajibkan Komoditas Pangan Lokal
Sementara itu, Kabid Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Selatan, Fitri Laila, mengatakan bahwa rapat tersebut juga bertujuan mengidentifikasi produk pangan lokal.
“Diharapkan kegiatan MBG, khususnya di Kabupaten Bangka Selatan, seharusnya wajib menggunakan komoditi pangan lokal,” ujar Fitri Laila.
Ia menyebut, upaya ini merupakan penekanan Dinas Pertanian Bangka Selatan kepada seluruh SPPG di wilayahnya untuk memanfaatkan produk pangan lokal asli daerah. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.