Dosis Sambung Milik RSUD Junjung Besaoh Masuk 5 Besar KIPP 2024 Bangka Belitung

TOBOALI, ERANEWS.CO.ID- Inovasi pelayanan kesehatan “Dosis Sambung” yang digagas oleh RSUD Junjung Besaoh berhasil masuk nominasi dalam lima besar Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik ( KIPP ) 2024 tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Keberhasilan ini ditetapkan berdasarkan keputusan Tim Juri KIPP melalui surat bernomor 066/1697/VI/2024.

Program “Dosis Sambung” dirancang untuk mengatasi keterbatasan akses masyarakat di daerah terpencil terhadap layanan kesehatan berkualitas, khususnya pemeriksaan oleh dokter spesialis.

Dengan pendekatan ini, masyarakat desa tidak perlu lagi menempuh jarak jauh untuk mendapatkan pelayanan medis, sehingga kualitas hidup mereka dapat meningkat.

Pada kesempatan tersebut, Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Bangka Selatan, Elfin Elyas, mengungkapkan apresiasi atas keberhasilan ini. Ia menyebut program “Dosis Sambung” sebagai terobosan yang penting untuk pemerataan layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat di wilayah terpencil.

“Jadi melalui inovasi ini, masyarakat desa yang sulit dijangkau kini dapat menikmati layanan kesehatan dengan lebih mudah dan terjangkau. Ini adalah bentuk nyata dari upaya menghadirkan keadilan dalam pelayanan publik,” ujar Elfin, Rabu (20/11/2024).

Elfin juga berharap program ini menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk menciptakan inovasi serupa yang berbasis kebutuhan masyarakat.

“Inovasi seperti ini sangat penting untuk mewujudkan layanan kesehatan yang merata dan inklusif di seluruh daerah, terutama bagi wilayah yang selama ini terlindungi,” tambahnya.

Keberhasilan program “Dosis Sambung” tidak hanya membawa kebanggaan bagi RSUD Junjung Besaoh, tetapi juga bagi Kabupaten Bangka Selatan secara keseluruhan.

Program ini menunjukkan bahwa solusi inovatif yang berpusat pada kebutuhan masyarakat mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.

Dengan pencapaian ini, RSUD Junjung Besaoh diharapkan terus mengembangkan inovasi pelayanan kesehatan demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Bangka Selatan.

“Dosis Sambung” menjadi bukti bahwa batasan akses bukan lagi hambatan untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak,” terang dia. (EraNews/Lew)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.