TOBOALI, ERANEWS.CO.ID- Dinas Lingkugan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), akan memanggil pihak perusahaan tambak udang vaname PT Sumber Berkat Multiartha pekan depan.
“Pemanggilan tersebut bukan tanpa sebab karena imbas adanya dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan pihak perusahaan di Pesisir Pantai Zibur, Dusun Sungai Gusung, Desa Rias, Kecamatan Toboali, yang telah di keluhakan sejumlah nelayan pesisir di daerah itu,” kata Kepala DLH Basel Hefi Nuranda, Jum’at (24/5/2024).
Menurutnya, bahwa pemanggilan tersebut dengan cara melayangkan surat pemanggilan terhadap pihak perusahaan tambak udang vaname PT Sumber Berkat Multiartha yang rencananya Senin (27/5/2024) pekan depan.
“Artinya kami DLH Basel sudah mengantongi beberapa fakta lapangan beserta informasi penting lainnya. Khususnya ihwal hasil dari pengecekan langsung oleh tim pengawas di lapangan beberapa waktu lalu. Salah satu fakta mengejutkan didapatkan petugas di antaranya kondisi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) ditemukan banyak bangkai udang dan kondisi air berbau busuk,” paparnya.
“Kondisi itu tentunya sesuai dengan rekaman video nelayan akan kondisi IPAL PT Sumber Berkat Multiartha. Di mana limbahnya diduga dibuang langsung ke laut tanpa diolah dan terjadi pencemaran dan juga yang pastinya menyebabkan air limbah berwarna hitam dan berbau,” kata dia.
Hefi menjelaskan, untuk sejumlah dokumen legalitas memang telah dimiliki oleh pihak perusahaan tambak udang vaname itu. Mulai dari Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL) dan Sertifikat Laik Operasi (SLO).
“Bukan hanya itu, jumlah kolam IPAL dimiliki perusahaan juga telah sesuai standar, yakni terdapat tiga kolam IPAL dan juga 13 kolam budidaya udang vaname. Oleh sebab itu, verifikasi lapangan tersebut akan disesuaikan dengan keterangan pihak perusahaan pekan depan,” ujarnya.
Lanjutnya, pada kesempatan pihaknya juga akan melakukan kajian terkait sistem dan teknis pengolahan limbah apakah sudah sesuai prosedur oleh perusahaan atau belum.
“Tapi apakah sistem dan teknis pengolahan limbah sudah sesuai prosedur masih kami kaji. Maka dari itu pekan depan akan kita lakukan pemanggilan,” pungkasnya.
Sampai saat ini konfirmasi belum mendapat respon atau jawaban, padahal hal tersebut dilakukan sebagai penyeimbang berita yang telah di layangkan. (EraNews/Lew)
DLH Basel Panggil Perusahaan Tambak Udang Vaname yang Buang Limbah ke Laut














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.