TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus berupaya menarik anggaran pusat untuk program pemberdayaan masyarakat.
Saat ini, pihak dinas tengah mengusulkan sejumlah program strategis ke Kementerian Ketenagakerjaan serta Kementerian Transmigrasi.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Bangka Selatan, H. Ade Hermawan, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang menunggu kepastian terkait usulan program Padat Karya yang telah diajukan ke Kementerian Ketenagakerjaan.
”Kalau dari Kementerian Tenaga Kerja, kita memang sedang mengusulkan untuk padat karya, tetapi saat ini belum ada kabarnya,” ujar Ade pada Senin (19/1/2026).
Selain program padat karya, Ade menjelaskan peluang perolehan anggaran dari Kementerian Transmigrasi untuk tahun anggaran 2026. Meski optimis, ia mengakui adanya tantangan karena fokus pemerintah pusat yang saat ini banyak tercurah pada penanganan musibah di wilayah Sumatera.
”Insyaallah, mudah-mudahan tahun ini kita dapat. Tapi mereka (Kementerian) memang sedang fokus ke Sumatera karena banyak transmigrasi yang terkena musibah. Namun, berdasarkan komunikasi dengan pihak Dirjen, kami optimis masih mendapatkan anggaran untuk tahun 2026 ini,” tambahnya.
Terkait teknis pelaksanaan dan jumlah kuota, Ade menyebutkan bahwa pihaknya belum bisa memberikan angka pasti karena Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dari pusat belum diterbitkan.
Pihak Disnakertrans berjanji akan segera memberikan informasi lebih lanjut kepada masyarakat jika regulasi dan anggaran dari pusat sudah resmi diterima.
”Insyaallah nanti kita kabari lagi untuk perkembangan selanjutnya,” tutup Ade. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.