Dinas Pertanian Basel Bangun Puskeswan di Payung



TOBOALI, ERANEWS.CO.ID- Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan tahun ini bakal melakukan pembangunan puskeswan dengan anggaran sebesar 700 juta bersumber dana alokasi khusus (DAK) fisik pertanian di Kecamatan Payung.

Hal ini diungkapkan langsung oleh kepala Dinas Pertanian Bangka Selatan, Suhadi yang sekaligus pejabat pembuat komitmen (PPK). Dirinya mengatakan bahwa memang benar tahun ini bakal dibangun puskeswan di Desa Payung, Kecamatan Payung.

“Jadi, kita membangun sarana pelayanan bagi masyarakat terkhusus bagi masyarakat yang peternakan di Desa Payung yaitu pusat kesehatan hewan (Puskeswan),” kata Suhadi saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (28/6/2022) sore.

Ia menambahkan, pembangunan puskeswan itu menelan anggaran 700 juta rupiah yang merupakan bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) tahun 2022.

“Pembangunan puskeswan itu 700 juta rupiah yang bersumber dari dana DAK 2022, dan sekarang masih tahap lelang di Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ),” jelasnya.

Ia menuturkan, tujuannya adalah untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat terkait dengan kesehatan hewan dan cara-cara budidaya hewan atau ternak lainnya.

“Harapan kami dengan adanya pembangunan puskeswan ini khususnya di wilayah payung bisa maju dan berkembang serta dapat meminimalisir angka kesakitan dan kematian ternak akibat penyakit,” ujarnya.

Dikatakan Suhadi kepada kontraktor yang nantinya bakal mengerjakan pembangunan itu, diharapkan bisa sesuai dengan kontrak yang ada dan sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB).

“Tentunya berharap kepada kontraktor yang menang pekerjaan tersebut, bekerja dengan sesuai kontrak yang ada, RAB dan juga sesuai dengan gambar yang sudah disepakati dalam kontrak tentunya,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala UKPBJ Dedy Yunihardi menyebutkan, bahwa memang benar kegiatan pembangunan puskeswan di Desa Payung sedang tahap lelang.

“Untuk sekarang di LPSE masih tahap pembukaan dokumen penawaran, dan pembangunan puskeswan itu dengan anggaran sebesar 700 juta rupiah bersumber dari dana DAK,” tuturnya.

Lanjutnya, bahwa proses tender berjalan lancar sesuai dengan tahapan tender yang dijadwalkan.

Ia menyebutkan, bahwa sejauh ini tidak ada kendala terkait kegiatan tender proyek tersebut.

“Semoga penyedia yang menang nantinya, sesuai dengan kualifikasi dan dapat melaksanakan kegiatan pembangunan puskeswan desa payung dengan baik,” terangnya. (EraNews/Leo)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.