TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan resmi mengumumkan hasil akhir seleksi pada Rabu (10/12/2025). Dari total 14 peserta yang bersaing memperebutkan empat posisi strategis, sebanyak 12 orang dinyatakan lolos masuk ke tahap tiga besar.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangka Selatan, Hefi Nuranda, menjelaskan bahwa seluruh tahapan seleksi untuk pengisian tiga jabatan kepala dinas dan satu staf ahli telah rampung dilaksanakan.
”Seluruh tahapan seleksi terbuka sudah selesai. Kami telah mengumumkan tiga peserta terbaik untuk masing-masing jabatan yang dilelang,” ujar Hefi pada Kamis(18/12/2025).
Hefi mengungkapkan, seluruh kandidat yang berhasil menembus posisi tiga besar merupakan birokrat internal di lingkungan Pemkab Bangka Selatan.
Hal ini, menurutnya, membuktikan bahwa potensi ASN lokal sangat kompetitif untuk menduduki jabatan manajerial level atas.
Adapun empat jabatan yang dibuka dalam open bidding kali ini meliputi Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan; Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH); Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo); serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Rincian Hasil Seleksi Per Jabatan:
Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan: Tiga nama yang lolos adalah Dedy Yuni Hardi (Kabag Pengadaan Barang dan Jasa), Imam Mubarak (Camat Airgegas), dan Juniwar (Sekretaris Dinas PUPR).
Sementara itu, Budiawan (Camat Kepulauan Pongok) dinyatakan gugur.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH): Tiga kandidat dinyatakan lolos semua, yakni Agung Prasetyo Rahmadi (Sekretaris DLH), Untung Sridadi (Kabid di DLH), dan Yudi Siswanto (Kabid Cipta Karya Dinas PUPR).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo): Tiga nama terbaik adalah Amrul Mustakim (Camat Toboali), Deni Purnomo (Kabid Perbendaharaan Bakuda), dan Yuri Siswanto (Sekretaris Diskominfo).
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan: Dari empat peserta, tiga yang melaju adalah Riswady (Kabid di Dinas Perpustakaan), Felly (Camat Tukak Sadai), dan Mulyono (Inspektur Daerah). Sedangkan Emi Yunita (Kabid di Dinas Perpustakaan) dinyatakan tidak masuk dalam tiga besar.
Hefi menekankan bahwa ke-12 peserta tersebut telah melalui serangkaian ujian ketat, termasuk asesmen di Polda Kepulauan Bangka Belitung pada 26-27 November 2025. Guna menjamin transparansi dan objektivitas, Pemkab Bangka Selatan turut menggandeng tim dari Mabes Polri.
”Asesmen tersebut bertujuan mengukur kompetensi manajerial, sosial kultural, hingga kemampuan kepemimpinan para peserta agar pejabat yang terpilih nantinya benar-benar berkualitas,” tutup Hefi. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.