Datangi Komisi IV, Organisasi Kesehatan Se-Babel Minta RUU Kesehatan Dikeluarkan dari Prolegnas

PANGKALPINANG, ERANEWS – Komisi IV DPRD Provinsi Kep. Bangka Belitung terima sejumlah rombongan dari berbagai organisasi kesehatan yang ada di Provinsi Kep. Babel untuk beraudiensi bersama diruang Badan Musyawarah DPRD Provinsi Kep. Babel, Kamis (01/12). Dalam audiensi tersebut disampaikan beberapa tuntutan terkait wacana RUU kesehatan yang akan untuk dimasukkan dalam Omnibuslaw.

Hadir juga dalam pertemuan tersebut ketua Komisi IV, H. Marsidi Satar, Wakil Ketua Komisi IV, Hj. Hellyana, SH, Anggto Komisi IV, Aksan Visyawan, dan Heryawandi serta beberapa organisasi kesehatan yang hadir dalam pertemuan tersebut diantaranya, IDI, PPNI, PDGI dan IBI Wilayah Bangka. Belitung.

Salah satu perwakilan organisasi kesehatan IDI wilayah Kep. Babel, dr. Adi Sucipto secara tegas menyatakan pembahasan RUU Kesehatan untuk segera ditarik dari Prolegnas. Menurutnya bahwa draft RUU Kesehatan tersebut sangat merugikan masyarakat, organisasi profesi dan tenaga-tenaga profesi dibidang kesehatan.

“Salah satu contohnya, untuk Surat Tanda Registrasi (STR) atau surat izin praktek tidak dibutuhkan lagi rekomendasi dari organisasi profesi dan berlaku tanpa jangka waktu. Di negara manapun tidak ada lisensi yang berlaku seumur hidup,” tegasnya.

Selain itu pembinaan dan pengawasan tidak lagi melibatkan organisasi profesi karena semuanya sudah ditarik oleh pemerintah pusat dalam hal ini kementrian kesehatan. Bagaimana mau menjamin mutu pelayanan kepada masyarakat, karena sesungguhnya yang paling mengetahui seseorang itu layak atau tidaknya untuk berpraktek adalah orang yang berprofesi sama dalam hal ini IDI jika orang tersebut adalah seorang dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.