PANGKALPINANG, ERANEWS.CO.ID – Selain pemeliharaan rutin, BPJN Bangka Belitung tengah memprioritaskan penanganan titik rawan bencana dan pembangunan jembatan permanen di beberapa lokasi strategis pada tahun 2026.
Salah satu fokus utama adalah penanganan longsor di ruas jalan Ibul-Kelapa, Kabupaten Bangka Barat.
Susan Novelia menjelaskan bahwa penanganan permanen akan dilakukan dengan pemasangan bronjong dan dinding penahan tanah.
”Untuk lokasi bencana, kami sudah memasang police line, rambu peringatan, serta safebag untuk mencegah longsor susulan. Kami juga intens berkoordinasi dengan Satlantas, Dinas Perhubungan, dan Pemerintah Daerah setempat,” jelas Susan.
Di sektor jembatan, BPJN Babel sedang melaksanakan dua proyek besar di Pulau Belitung:
Jembatan Pilang: Pembangunan sepanjang 204 meter dengan skema kontrak tahun jamak (multiyears) selama 3 tahun, yang saat ini progresnya telah mencapai 12 persen.
Jembatan Airliring: Penanganan permanen akibat bencana pada September 2025 lalu.
”Kami berharap pembangunan Jembatan Airliring segera rampung untuk menjamin kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial yang menghubungkan Belitung Timur dan Belitung,” tutupnya. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.