TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, mengeluarkan ajakan kepada masyarakat untuk turut mengawasi kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan.
Secara tegas, ia meminta masyarakat untuk melaporkan jika menemukan ASN yang berkeliaran di luar kantor tanpa alasan jelas pada jam kerja. Ajakan ini disampaikan Riza seusai acara pelantikan PPPK di Halaman Kantor Bupati Bangka Selatan pada Senin (28/4/2025).
“Masyarakat dan rekan-rekan media, saya mohon bantuannya untuk memantau ASN kami. Jika ada yang kedapatan keluar kantor pada jam kerja tanpa alasan yang jelas, mohon videokan dan laporkan langsung kepada saya. Ini akan menjadi bukti bagi kami untuk disampaikan ke BKPSDMD agar yang bersangkutan diberikan sanksi berupa pemotongan TPP karena tidak berada di tempat kerja,” tegas Riza kepada sejumlah wartawan.
Lebih lanjut, Riza menjelaskan bahwa pihaknya memahami adanya alasan tertentu terkait absensi, seperti mengantar anak sekolah atau sakit. Namun, ia menekankan bahwa alasan-alasan tersebut tidak mungkin terjadi setiap hari.
“Selama alasannya masuk akal dan bersifat kemanusiaan, BKPSDMD akan memaklumi terkait absensi. Namun, yang tidak bisa ditoleransi adalah kinerja yang tidak sesuai harapan, terutama di jam kerja,” ujarnya.
Sebagai contoh, Riza menyebutkan kinerja seorang dokter yang seharusnya melayani tiga pasien per bulan namun hanya melayani dua.
Riza juga menyampaikan bahwa BKPSDMD tidak akan memberlakukan aturan ini secara pukul rata. Pihaknya akan melakukan pemetaan terlebih dahulu dan bertindak bijaksana dalam mengambil kebijakan terkait absensi.
“Artinya, akan ada pemakluman terkait masalah absensi,” sebutnya.
Bupati Riza menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Selatan serius dalam menegakkan kedisiplinan pegawai. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk meningkatkan efisiensi anggaran daerah.
“Ini adalah cara untuk menyelamatkan efisiensi anggaran kita. Jika tidak begini, saya bisa saja memotong TPP secara merata, dan defisit anggaran kita akan aman. Namun, kebijakan ini mungkin tidak populer, tetapi tujuannya adalah untuk mendisiplinkan ASN yang malas bekerja, sehingga berdampak positif bagi ASN yang rajin,” pungkas Riza. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.