Bisnis Digital : Katalis Pertumbuhan UMKM di Bangka Belitung

BANGKA, ERANEWS.CO.ID – Di era serba digital seperti saat ini, hampir semua aspek kehidupan mengalami transformasi, termasuk dalam dunia usaha. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak utama ekonomi lokal pun tak bisa lepas dari arus digitalisasi. Di Bangka Belitung, potensi UMKM sangat besar-mulai dari kerajinan batik cual, kuliner khas seperti kemplang, hingga produk hasil pertanian dan perikanan. Namun, banyak dari UMKM ini masih menjalankan usahanya secara tradisional, baik dari segi pemasaran, pencatatan, hingga transaksi.

Inilah mengapa bisnis digital hadir sebagai katalis-yakni pendorong pertumbuhan UMKM agar dapat melaju lebih cepat, lebih luas, dan lebih adaptif terhadap zaman.

Melalui platform digital seperti media sosial, marketplace, hingga aplikasi kasir dan pembayaran online, UMKM bisa menjangkau konsumen baru, baik dari luar daerah maupun dari luar negeri. Contohnya, seorang pengrajin batik cual di Belitung Timur yang sebelumnya hanya menjual karyanya di pasar lokal, kini bisa memasarkan produknya lewat Instagram atau Tokopedia dan mendapat pesanan dari Jakarta hingga Malaysia.

Selain memperluas pasar, digitalisasi juga membawa efisiensi usaha. Pencatatan keuangan yang dulunya rumit kini dapat dilakukan lewat aplikasi sederhana. Komunikasi dengan pelanggan menjadi lebih mudah dan interaktif. Bahkan pelaku usaha bisa mempromosikan produknya tanpa harus menyewa toko fisik atau mengeluarkan biaya besar.

Namun, agar digitalisasi benar-benar berdampak, perlu dukungan nyata. Pemerintah daerah punya peran penting dalam menyediakan pelatihan, membuka akses internet merata, hingga memberi kemudahan bagi pelaku UMKM untuk mengakses teknologi dan permodalan. Komunitas, akademisi, dan pihak swasta pun bisa ikut ambil bagian dalam membimbing UMKM agar lebih siap bersaing di dunia digital.

Tentu, ada tantangan. Masih banyak pelaku UMKM yang belum terbiasa dengan teknologi, atau merasa ragu untuk memulai karena kurang percaya diri. Di sinilah pendekatan sosial dan edukasi harus dilakukan secara berkelanjutan, dengan menyentuh aspek budaya dan kebiasaan lokal.

Kesimpulannya, bisnis digital bukan sekadar tren, tetapi sebuah alat penting untuk mendorong kemajuan ekonomi rakyat. Jika dimanfaatkan dengan tepat, digitalisasi bisa menjadi jalan cepat bagi UMKM di Bangka Belitung untuk berkembang pesat dan berdaya saing tinggi. Ini bukan hanya soal teknologi, tapi soal keberanian untuk berubah dan tumbuh bersama zaman.

Penulis 

Nama : Muhammad Alif Jonanda

Prodi : Bisnis Digital Universitas Bangka Belitung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.