TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Pemkab Basel) mulai gencar menyosialisasikan program wajib belajar 13 tahun menjelang tahun ajaran baru 2025/2026. Ini berarti, ada tambahan satu tahun pendidikan pra-sekolah dasar (SD) yang kini menjadi keharusan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan, Elfan Rulyadi, menjelaskan bahwa kebijakan ini telah ditetapkan langsung oleh pemerintah pusat.
“Jadi memang itu wajib 1 tahun minimal pra sekolah dasar (SD). Dan itu sudah ditetapkan langsung oleh pusat,” ungkap Elfan pada Selasa (17/6/2025).
Sosialisasi program wajib belajar 1 tahun pra-sekolah ini sudah dimulai di Bangka Selatan sejak Kamis, 12 Juni 2025 lalu.
Menurut Elfan, tahapan sosialisasi ini dilakukan serentak di seluruh Bangka Belitung, menandakan bahwa program ini baru akan dilaksanakan pada tahun 2025 ini.
Pihaknya akan terus mengintensifkan sosialisasi, mengingat peran penting masyarakat dalam keberhasilan program ini.
“Seperti tokoh-tokoh masyarakat, lalu bunda PAUD di kecamatan, Bunda PAUD desa, lalu para kades-kades serta camat untuk melakukan sosialisasi ini supaya anak-anak kita ini tidak langsung ke SD tapi minimal ada 1 tahun di pra SD-nya,” jelas Elfan.
Elfan juga mengimbau para orang tua untuk bersabar dan tidak langsung menyekolahkan anaknya ke SD, terutama jika usia anak masih dalam rentang usia PAUD. Ia berharap anak-anak bisa mendapatkan minimal satu tahun pendidikan pra-SD.
“Kami juga mengharapkan umur 3-5 tahun jika berkeinginan sekolah di PAUD,” pungkasnya. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.