Bangka Selatan Jadi Tuan Rumah Rekonsiliasi DBH Pajak, Wabup Debby Tekankan Transparansi

TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi, menghadiri secara langsung kegiatan Rekonsiliasi Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Daerah Provinsi Triwulan IV Tahun 2025. Acara ini berlangsung di Ruang Pertemuan Gunung Namak, Sekretariat Daerah Toboali, pada Senin (23/2/2026).

​Kegiatan strategis ini dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Provinsi serta Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Turut mendampingi Wakil Bupati dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Bangka Selatan, Rianto, serta Kabid Perbendaharaan Bakeuda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Mimi Fimiyanti.

​Dalam sambutannya, Wabup Debby menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas adalah kunci utama dalam pengelolaan DBH Pajak Daerah. Sebagai komponen penting dalam pendapatan transfer antar-daerah, DBH memiliki peran krusial bagi keberlangsungan pembangunan di tingkat kabupaten/kota.

​“Dana bagi hasil pajak daerah dari pemerintah provinsi merupakan unsur penting dalam postur pendapatan daerah, khususnya pada komponen transfer antar-daerah,” ujar Debby.

​Debby memaparkan data realisasi anggaran di wilayahnya. Pada tahun 2025, Kabupaten Bangka Selatan menerima DBH pajak provinsi sebesar Rp40,42 miliar (sekitar 4,77% dari total pendapatan daerah). Namun, untuk tahun anggaran 2026, pemerintah daerah memproyeksikan penerimaan sebesar Rp39,13 miliar, atau sedikit mengalami penurunan.

​Menurutnya, penurunan target tersebut merupakan dampak dari perubahan regulasi perpajakan nasional. Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022, terdapat pengalihan penuh Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) menjadi sistem opsen pajak.

​“Penurunan rencana penerimaan tahun 2026 ini berkaitan dengan pemberlakuan opsen pajak sesuai UU Nomor 1 Tahun 2022. Oleh karena itu, sinkronisasi data menjadi sangat penting agar pengelolaan keuangan tetap terukur,” jelasnya.

​Selain aspek teknis, Wabup Debby menilai forum rekonsiliasi ini sebagai sarana memperkuat koordinasi dan silaturahmi antar-pemerintah daerah di Negeri Serumpun Sebalai. Penunjukan Bangka Selatan sebagai tuan rumah juga diharapkan memberi dampak positif bagi ekonomi lokal.

​“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi atas kepercayaannya menunjuk Kabupaten Bangka Selatan sebagai tuan rumah. Semoga forum ini menghasilkan kesepahaman yang kuat demi pengelolaan dana yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

​Pertemuan ini diikuti oleh jajaran Bakeuda dari seluruh wilayah Bangka Belitung dengan fokus utama menyelaraskan data kebijakan dan langkah strategis guna mengoptimalkan dana transfer daerah untuk pembangunan yang merata.(EraNews/Lew)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.