TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Staf Khusus Menteri Koperasi RI dan Koordinator Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Wilayah IV, Prof. Ir. Ambar Pertiwi Ningrum, memuji langkah cepat 50 desa di Kabupaten Bangka Selatan dalam melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) untuk pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.
Apresiasi ini disampaikan langsung oleh Prof. Ambar saat acara Monitoring dan Evaluasi Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Bangka Selatan pada Selasa (20/5/2025). Menurutnya, kunjungan ke Bangka Selatan kali ini memberinya kejutan yang luar biasa.
“Mungkin minggu lalu Provinsi Bangka Belitung masih sedikit sekali terkait mengurus KDMP ini, meskipun sedikit untuk Kabupaten/Kota. Namun hari ini saya surprise, sudah 100 persen dari 53 desa dan kelurahan. Notaris juga sudah sangat progresif ketika mereka mendapatkan dokumen dan sekarang sudah mulai masuk untuk proses pendirian akta notarisnya,” ujar Prof. Ambar kepada wartawan.
Ia juga memuji kolaborasi apik antara pimpinan daerah, OPD, camat, dan desa yang sangat kompak.
“Ini pertama kalinya saya temukan di Bangka Selatan, karena memang sejak awal Ibu Wakil Bupati Bangka Selatan mengawal sejak rapat koordinasi yang dilakukan sebelumnya,” tambahnya.
Prof. Ambar berpesan kepada seluruh desa di Bangka Selatan bahwa Koperasi Desa Merah Putih adalah program dan strategi nasional yang harus dilaksanakan. Tujuan utamanya adalah mengembangkan ekonomi desa dengan potensi lokal yang ada melalui tujuh gerai utama: sembako, apotek, klinik desa, cold storage, simpan pinjam, kantor, dan logistik. Diharapkan KDMP ini akan menghubungkan produsen masyarakat yang bisa berperan sebagai produsen sekaligus konsumen dengan memanfaatkan potensi lokal.
Dijelaskan Prof. Ambar, untuk Provinsi Bangka Belitung, daerah yang cepat mengunggah data terkait KDMP adalah Bangka Tengah dan Bangka Selatan.
“Meskipun kemarin terlihat lambat, sekarang di web kami menunjukkan Bangka Belitung sudah 41 persen,” terangnya.
“Untuk tahap sekarang ini, yaitu tahapan pembentukan, sampai 20 Juli 2025 yang bertepatan pada Hari Koperasi nantinya akan diluncurkan oleh Bapak Presiden Republik Indonesia, dan selanjutnya adalah tahapan pengembangan,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi; Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bangka Belitung, Riza Aryani; Kepala Dinas Pemdes Bangka Selatan, Ansyori; Kepala Dinas DKKUMDAG Bangka Selatan, Anshori; Ketua APDESI Kabupaten Bangka Selatan, Muklis Insan; serta tamu undangan lainnya. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.