Akibat di PHK Perusahaan, Jhon Warga Sungailiat Banting Setir Jadi Pengrajin Gitar

SUNGAILIAT, ERANEWS.CO.ID –– John Warga Sungailiat Kabupaten Bangka Kepulauan Bangka Belitung terpaksa beralih profesi menjadi pengrajin gitar skala rumahan setelah di PHK oleh perusahaannya akibat pandemi Covid-19.

Ia mengatakan, untuk memasarkan produknya, dia memanfaatkan media sosial dan kerabat terdekatnya. Dari penjualan Gitar tersebut kata Jhon, dirinya bisa meraup omset 2 hingga 3 juta rupiah perbulan.

Karena minimnya modal John hanya membuat gitar sesuai dengan pesanan konsumen.

Ia menjelaskan, untuk proses pembuatan gitar dimulai dari membentuk triplek yang dipotong memanjang menjadi body gitar dengan menggunakan cetakan yang sudah dibuat.

“Untuk membuat bagian depan dan belakang gitar terlebih dulu membuat pola dan kemudian dipotong sesuai pola,” ungkapnya, Senin (12/04/21).

“Setelah keduanya sudah terbentuk barulah jedua bahan tersebut disatukan menggunakan lem kayu dan dipress agar lebih kuat,” sambungnya.

Ia menambahkan, untuk proses selanjutnya dengan membentuk kayu balok menjadi neck atau atang gitar. Kemudian body dengan neck atau stang gitar disatuka, setalah itu  finger board dan fret dipasang.

“Pada proses akhir gitar yang telah terbentuk dicat sesuai dengan keinginan konsumen,” terangnya.

Untuk satu gitar, John menjual mulai dari harga 250 Ribu hingga 2 juta rupiah.

Dari hasil penjualan gitar produksi rumahan Ini , John  meraup omset 2 Hingga 3 Juta Rupiah Perbulan. Jhon telah menjual 38 gitar mulai dari Gitar Akulele, AkustikAkustik hingga gitar listrik.

Alamat produksi gitar rumaahan milik Jhon berada di Jalan Depati Amir Kelurahan Srimenanti Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka Provinsi Bangka Belitung.

(Eranews/3s)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.