PANGKALPINANG, ERANEWS.CO.ID — Bulan suci ramadan tinggal menghitung hari. Bulan suci ini merupakan ramadan kedua yang dijalani dalam kondisi pandemi bagi penduduk dunia, termasuk Indonesia dan masyarakat wilayah pulau Bangka.
Keriuhan jelas akan berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Keramaian khas bulan puasa pun akan terbatas, sedangkan kenaikan harga yang seakan sudah menjadi tradisi tak bisa dibendung. Di samping itu, perekonomi masyarakat belum sepenuhnya pulih di era kenormalan baru ini.
Belakangan, kabar kenaikan harga pokok di sejumlah daerah, termasuk Pulau Bangka, mulai terdengar. Hal ini begitu mengkhawatirkan, karena masih banyak ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi yang masih berlanjut.
Akan tetapi, berbagai kesulitan serta keterbatasan ini dapat dilewati dengan berbagai macam kebaikan tanpa batasan. Begitu juga yang Aksi Cepat Tanggap (ACT) Bangka ikut gaungkan untuk menyambut bulan suci, ialah Ramadhan 2.0 Aksi Tanpa Batas. Lewat berbagai gerakan yang diinisiasi, diharapkan mampu menyelesaikan persoalan di tengah kehidupan masyarakat.
Markom ACT Bangka, Shafia mengatakan
ramadan tahun ini merupakan ramadhan yang kedua dalam kondisi pandemi, tentu saja hal tersebut memberikan pengaruh yang sangat besar pada kehidupan salah satunya adalah pada sektor perekonomian.
Disisi lain kata Shafia, masih banyak masyarakat prasejahtera, santri, dan keluarga yatim yang harus berusaha lebih keras untuk memenuhi kehidupan sehari-harinya.
Oleh karna itu, melalui program ‘Ramadhan 2.0 : Aksi Tanpa Batas’ ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan khususnya di wilayah Bangka.”
“Program ini kita lakukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan khususnya diwilayah Bangka,” ungkapnya saat Konferensi Pers yang berlangsung di Kantor ACT Bangka, Jum’at (09/04/21).
Dalam tema Ramadhan 2.0: Aksi Tanpa Batas, salah satu fokus yang ACT lakukan ialah pemenuhan pangan selama Ramadan lewat Gerakan Sedekah Pangan Ramadhan.
“Gerakan ini mengajak masyarakat untuk ikut peduli kepada masyarakat prasejahtera, yatim, santri dhuafa yang ada di Wilayah pulau Bangka, nusantara maupun Global. Gerakan Sedekah Pangan Ramadhan khususnya dipulau Bangka akan disalurkan dalam bentuk paket Iftar dan paket sembako untuk masyarakat prasejahtera, yatim, dan santri dhuafa,” tuturnya.
Lanjutnya, menjelang bulan ramadhan ini kata dia, bukan hanya fokus pada Gerakan Sedekah Pangan Ramadhan (GSPR), ACT Bangka mengajak seluruh masyarakat di wilayah pulau Bangka untuk ambil bagian dalam Gerakan Sedekah Harian Ramadhan.
Dengan Gerakan rutin ini, ACT Bangka mengajak masyarakat untuk bersedekah setiap harinya sepuluh ribu dan mengajak orang terdekat, bakal menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat prasejahtera di wilayah pulau Bangka selama samadan.
“Alhamdulillah, saat ini tim Relawan MRI yang saat ini sudah ada hampir diseluruh wilayah Pulau Bangka juga sudah bergerak untuk mengumpulkan data-data penerima manfaat yang membutuhkan bantuan. InsyaAllah, Ramadhan ini kita akan fokus untuk menyalurkan bantuan kepada Saudara kita yang membutuhkan dan berada di pelosok-pelosok dan belum ataupun jarang terjamah bantuan, ” sebut Arinda, Head of Volunteer MRI Bangka Belitung.
ACT Bangka mengajak seluruh Masyarakat yang berada di wilayah Pulau Bangka untuk ikut dalam Gerakan Sedekah Pangan Ramadhan, mari kita raih keberkahan langit dengan memakmurkan bumi, khususnya dibulan Ramadhan, melalui Rekening BNI / BNI SYARIAH # 88 0000 2329 an Aksi Cepat Tanggap. []
(eranews/eq)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.