TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Selatan mulai melakukan pengawasan mendalam terhadap laporan pertanggungjawaban pemerintah daerah. Melalui Panitia Khusus (Pansus) I, para legislator membedah Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 yang disampaikan oleh pihak eksekutif.
Rapat penting ini dilakukan di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Bangka Selatan dan dipimpin langsung oleh Ketua Pansus I, Ali Muzakir, didampingi jajaran anggota pansus yakni Holis, Umardani, Mirna, Jupri, Sandi, Yayan, dan Sumardi.
Sementara dari sisi eksekutif, hadir Asisten Administrasi Umum Pemkab Bangka Selatan, Gatot Wibowo, bersama perwakilan dari Dinas PMD, BKPSDMD, Inspektorat, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya.
Ketua Pansus I, Ali Muzakir menegaskan bahwa evaluasi LKPJ ini bukan sekadar rutinitas, melainkan amanah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 dan PP Nomor 12 Tahun 2018 untuk memastikan fungsi pengawasan berjalan maksimal.
”Kami memiliki tanggung jawab untuk mengawasi dan meneliti setiap poin laporan. Fokus utama kami adalah memastikan program kerja yang dijalankan selaras dengan visi-misi kepala daerah, RPJMD, hingga program strategis nasional ‘Asta Cita’ Presiden RI,” ujar Ali Muzakir, politisi dari Partai Gerindra tersebut.
DPRD Bangka Selatan memberikan perhatian khusus pada beberapa sektor krusial, di antaranya:
Pertumbuhan Ekonomi: Melalui pembangunan food estate, ketahanan pangan, dan hilirisasi produk primer.
Pemberdayaan Masyarakat: Optimalisasi PAD, penambahan UMKM, serta penguatan BUMDes.
Kualitas Pelayanan: Penataan birokrasi, layanan kesehatan, dan pengendalian penduduk.
Ali menambahkan, pihaknya secara detail memelototi capaian masing-masing OPD, mulai dari kinerja, kesesuaian target dengan realisasi anggaran, hingga tindak lanjut atas 46 rekomendasi yang diberikan DPRD pada tahun sebelumnya.
”Validitas data laporan adalah hal yang kami tekankan kepada pemerintah daerah. Kami ingin melihat sejauh mana kualitas pelayanan publik dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Meski evaluasi berjalan ketat, Ali Muzakir memberikan apresiasi awal karena secara umum program pemerintah daerah telah terlaksana hampir 100 persen. Ia berharap hasil kerja pansus ini dapat menjadi pijakan kuat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bangka Selatan di masa mendatang. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.