DKPPKB Bangka Selatan Pastikan Jajanan Takjil di Toboali Bebas Zat Berbahaya

TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) melakukan inspeksi mendadak terhadap sampel jajanan takjil di wilayah Toboali pada Rabu (25/2/2026).

​Langkah ini diambil guna memastikan konsumsi masyarakat bebas dari zat berbahaya seperti Rhodamin B, Boraks, dan Formalin. Pengawasan secara khusus menyasar jajanan yang memiliki tampilan visual mencurigakan.

​Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Tim Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Bangka Selatan di tiga titik pusat keramaian. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) DKPPKB Bangka Selatan, Slamet Wahidin, menjelaskan bahwa giat ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Kementerian Kesehatan terkait pembinaan dan pengawasan pangan.

​”Kami menyisir tiga titik lokasi pusat jajanan di Toboali. Sebanyak 14 sampel makanan diambil untuk diuji laboratorium secara langsung,” ujar Slamet.

​Adapun ketiga lokasi tersebut meliputi kawasan Teladan 1 (Cik Ros), Jalan Jenderal Soedirman, dan Himpang Lima Habang.

​”Berdasarkan hasil uji cepat oleh tim Labkesda, seluruh sampel dinyatakan aman. Tidak ditemukan kandungan zat berbahaya pada 14 jenis makanan yang diperiksa,” tambahnya.

​Fokus pemeriksaan kali ini adalah makanan padat, seperti aneka kue dan jajanan pasar yang memiliki warna mencolok. Meski hasil laboratorium menunjukkan hasil negatif zat berbahaya, Slamet tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan jeli sebelum membeli.

​”Masyarakat perlu memperhatikan tekstur dan aroma makanan sebelum membeli untuk berbuka puasa. Kami juga mengingatkan para pedagang agar menjaga kejujuran dan tidak mencampurkan zat berbahaya ke dalam olahannya demi kesehatan bersama,” pungkasnya. (EraNews/Lew)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.