Dorong Belanja Negara Cashless, Kanwil DJPb Babel dan BRI Perkuat Sinergi KKP-CMS

​PANGKALPINANG, ERANEWS.CO.ID –
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Bangka Belitung terus memacu transformasi digital dalam pengelolaan keuangan negara.

Langkah ini ditegaskan melalui kegiatan Sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Optimalisasi Penggunaan Kartu Kredit Pemerintah (KKP) dan Cash Management System (CMS)” yang digelar di Aula Lantai 2 Kanwil DJPb Babel, Selasa (10/2/2026).

​Acara ini menjadi momentum krusial bagi Satuan Kerja (Satker) Kementerian/Lembaga di wilayah Bangka Belitung untuk beralih sepenuhnya dari budaya transaksi tunai menuju ekosistem digital yang lebih akuntabel.

​Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bangka Belitung, Syukriah HG, dalam sambutannya menekankan bahwa infrastruktur pembayaran non-tunai sudah sangat siap, namun tantangan utama terletak pada optimalisasi penggunaannya di lapangan.

​”KKP dan CMS bukan sekadar alat bayar pengganti uang tunai, melainkan wujud nyata dari akuntabilitas, transparansi, dan efisiensi pengelolaan APBN,” ujar Syukriah pada Rabu (18/2/2026).

​Beliau mendorong agar para pengelola keuangan tidak lagi ragu dalam memanfaatkan limit KKP untuk belanja operasional maupun perjalanan dinas demi meminimalisir risiko yang melekat pada penggunaan uang tunai.

​Kolaborasi Strategis dan Solusi Teknis
​Menggandeng Bank BRI sebagai mitra strategis, kegiatan ini menghadirkan solusi konkret atas kendala teknis yang sering dihadapi Satker.

​Sesi CMS & Platform QLola: Dipaparkan oleh Neni Wulandari (BRI BO Pangkalpinang) dan Rio Ananda Pratama (BRI Kantor Pusat). Kehadiran tim pusat memungkinkan peserta melakukan troubleshooting langsung terkait isu token, manajemen user, hingga sistem pelaporan.

​Sesi KKP: Disampaikan oleh Tanti Jayanti (BRI BO Pangkalpinang), yang membedah kemudahan transaksi dan fitur keamanan KKP untuk menjamin kenyamanan pengguna Satker.

​Diskusi Interaktif dan Target 2026
​Diskusi yang dipandu oleh Wahjudi Sugiharto dari Bidang SKKI Kanwil DJPb Babel berlangsung dinamis. Para pejabat pengelola keuangan memanfaatkan sesi ini untuk mengonsultasikan hambatan di lapangan, yang langsung direspons dengan solusi teknis oleh tim ahli BRI.

​Melalui sinergi ini, Kanwil DJPb Babel menargetkan peningkatan signifikan pada transaksi non-tunai di tahun anggaran 2026. Harapannya, Bangka Belitung dapat menjadi pelopor dalam menciptakan ekosistem belanja negara yang modern, efisien, dan sepenuhnya cashless. (EraNews/Lew)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.