Polres Bangka Selatan Kawal Ketat Ibadah Perayaan Imlek 2577, Situasi Aman Terkendali

​TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Jajaran Polres Bangka Selatan melaksanakan pengamanan intensif terhadap rangkaian kegiatan ibadah perayaan Tahun Baru Imlek 2577 di sejumlah titik rumah ibadah (klenteng) yang tersebar di wilayah Kabupaten Bangka Selatan pada Senin (16/2/2026).

​Kegiatan pengamanan dimulai sejak pagi hari pukul 05.00 WIB guna memastikan kelancaran warga yang melaksanakan sembahyang syukur.

Fokus pengamanan meliputi 10 klenteng besar yang berada di dua kecamatan, yakni Kecamatan Toboali dan Kecamatan Payung.

​Kasi Humas Polres Bangka Selatan, Iptu GJ Budi, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ibadah di hari pertama ini terpantau berjalan lancar dan kondusif.

​”Personel dari Polres Bangka Selatan dan Polsek jajaran telah disiagakan untuk mengawal pelaksanaan ibadah. Kami ingin memastikan saudara-saudara kita yang merayakan Imlek dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk,” ujar Iptu GJ Budi

​Setidaknya ada sembilan klenteng di Kecamatan Toboali dan satu klenteng di Kecamatan Payung yang menjadi titik konsentrasi massa, di antaranya:
​Kecamatan Toboali: Klenteng Dewa Sakti, Dewi Sinmu, Lie Fa Fak Kung, Kwan Se Yin, Dewa Abadi, Liu Fa Pak Kung, Kwan Tie Mhiau, 10 Dewa, dan Dewi Abadi.

​Kecamatan Payung: Klenteng Dharma Bhakti.

​Fenomena menarik terlihat pada perayaan tahun ini, di mana banyak warga asli Toboali yang merantau ke luar wilayah Bangka Belitung memilih untuk pulang kampung guna merayakan Imlek dan berkumpul bersama keluarga di Bangka Selatan.

​Rangkaian ibadah sendiri dilaksanakan dalam dua sesi utama. Sesi pagi berlangsung pukul 05.00 hingga 08.00 WIB, dan akan dilanjutkan pada malam hari mulai pukul 22.00 hingga 00.30 WIB. Jenis kegiatan yang dilakukan adalah ibadah sembahyang rutin sebagaimana tradisi setiap menyambut tahun baru penanggalan Tionghoa.

​Iptu GJ Budi menambahkan bahwa perayaan ini memiliki makna mendalam bagi masyarakat Tionghoa sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki yang diterima serta harapan untuk hari-hari mendatang.

​”Makna perayaan Imlek ini adalah wujud syukur, sarana menjamu leluhur, serta mempererat tali silaturahmi antar kerabat dan tetangga. Kami bersyukur hingga saat ini seluruh rangkaian kegiatan di wilayah Bangka Selatan berjalan aman dan terkendali,” tutupnya.

​Pihak kepolisian akan terus memantau situasi hingga seluruh rangkaian perayaan, termasuk puncaknya pada Cap Go Meh mendatang, berakhir dengan aman. (EraNews/Lew)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.