BANGKA BARAT, ERANEWS.CO.ID — Pembangunan wilayah pedesaan merupakan salah satu realisasi pembangunan nasional Indonesia, baik dari pinggiran sampai ke daerah kota dengan titik fokus pada kestabilan dan kemajuan Indonesia secara menyeluruh melalui pembangunan.
Hal tersebut diungkapkan Dandim 0431/Babar Letkol Inf Agung Wahyu Perkasa S.sos pada saat membuka kegiatan Pra TMMD Ke 110 di Dusun Bandar Dalam Posko TMMD ( Titik 0 ) Hutan Produksi Dusun 1 Desa Air Limau Kecamatan Muntok, Senin (15/2/21).
” Di pedesaan harus dikembangkan, kekurangan yang ada harus di isi guna mencapai pemerataan, pertumbuhan, kemajuan desa secara berkelanjutan. Salah satunya peran TNI dalam pembangunan tersebut adalah dengan TMMD,” jelasnya.

Dengan membuka jalan sepanjang 13,8 kilometer menuju area Pelabuhan Tanjung Ular oleh TMMD Bangka Barat, diharapkannya akan membuka akses kawasan industri.
” Pada TMMD kali ini kita akan membuka badan jalan sepanjang 13 , 8 kilo, jalan ini akan menghubungkan Air Limau menuju Tanjung Ular yang merupakan kawasan Ekonomi Khusus atau kawasan industri,” tegasnya
Pelaksanaan TMMD disebutkan Agung memiliki 2 sasaran, yaitu fisik dan non fisik yang akan melibatkan instansi terkait.
” Sasaran fisik kita bertanggung jawab masalah infrastruktur jalan di desa – desa yang terisolir. masalah fasum (fasilitas umum) dan rendahnya kualitas hidup masyarakat dan sasaran non fisik dalam TMMD kekebalan menghadapi isu – isu disintegrasi bangsa dan hal – hal yang mengarah kepada konflik sosial. Dalam hal itu Satgas TMMD akan bersinergi dengan dinas terkait,” cetusnya.
(eranews/Riani)



















Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.