Pangdam II/Sriwijaya: Potensi Persawahan Bangka Selatan Luar Biasa Untuk Ketahanan Pangan Nasional​

TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, menegaskan komitmen TNI AD dalam mendukung kemandirian pangan nasional melalui optimalisasi lahan potensial di wilayah Bangka Belitung.

Hal ini disampaikan Pangdam dalam kunjungannya ke Kodim 0432/Bangka Selatan yang turut menyoroti potensi besar sektor persawahan di daerah tersebut.

​Mayjen TNI Ujang Darwis mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin koordinasi intensif dengan pemerintah daerah serta kementerian terkait untuk menyulap ribuan hektare lahan tidur menjadi lahan produktif.

​”Kita punya potensi yang luar biasa untuk ketahanan pangan, khususnya sawah. Kita punya ribuan hektare lahan di sini. Saya sudah meminta kepada Bupati dan Dandim agar program ketahanan pangan ini dimasukkan di bawah naungan Kementerian Pertanian (Kementan),” ujar Pangdam II/Sriwijaya.

​Pangdam berharap melalui kolaborasi ini, Provinsi Bangka Belitung bisa mendapatkan alokasi program Optimalisasi Lahan (Opla) dan Cetak Sawah. Program ini diharapkan tidak hanya memperkuat stok pangan daerah, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat.

​”Mudah-mudahan nanti ada program optimalisasi lahan dan cetak sawah. Mohon dukungannya agar hal ini dapat terealisasi,” tambahnya.

​Terkait teknis pelaksanaan, Mayjen TNI Ujang Darwis menjelaskan bahwa pada hari Rabu esok, Danrem dan Dandim dijadwalkan akan memaparkan detail rencana kerja kepadanya. Penentuan lokasi atau objek lahan akan dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan masukan langsung dari masyarakat.

​”Area atau objek yang dipilih harus benar-benar yang cocok dan pasti bermanfaat untuk masyarakat, baik dari segi nilai ekonomi maupun akses transportasi,” tegasnya.

​Setelah paparan tersebut dilakukan dan dievaluasi, Kodam II/Sriwijaya akan merilis informasi secara resmi mengenai titik-titik lokasi dan target sasaran program ketahanan pangan tersebut.

Langkah ini merupakan bentuk sinergi nyata antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam menjaga kedaulatan pangan di wilayah Sumatera Bagian Selatan. (EraNews/Lew)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.