TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) kembali melanjutkan penyerapan gabah kering panen (GKP) dari para petani di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penyerapan ini memastikan harga tetap stabil sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP), yakni Rp6.500 per kilogram.
Kepala Perum Bulog Cabang Bangka, Akhmad Fahmi Yasin, menyatakan penyerapan GKP yang sempat dihentikan sejak 5 September 2025 kini sudah bisa dilanjutkan. Hal ini menyusul keluarnya surat dari Kepala Badan Pangan Nasional Nomor: 257/TS.03.03/K/9/2025 perihal penugasan pengadaan gabah/beras untuk semester II.
“Secara prinsip, mulai hari ini kami bisa melaksanakan penyerapan kembali,” ujar Akhmad Fahmi Yasin pada Selasa (23/9/2025).
Penugasan ini diberikan setelah Bulog mempertimbangkan masa panen gadu pada September-Desember 2025 dan perkembangan harga gabah di tingkat petani.
Dengan demikian, Bulog Cabang Bangka ditugaskan untuk melanjutkan program pengadaan GKP dengan harga beli Rp6.500 per kilogram.
Mekanisme penyerapan dilakukan melalui program Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan program komersial, di mana pengadaan GKP dilaksanakan saat harga di tingkat petani sama atau kurang dari HPP.
Laporan progres pengadaan akan disampaikan secara berkala kepada Kepala Badan Pangan Nasional dan ditembuskan kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan.
“Penugasan penyerapan GKP ini tetap mengedepankan aspek akuntabilitas dan tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tutupnya. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.