BANGKA, ERANEWS.CO.ID — Pemerintah Desa (Pemdes) Buukit Layang Kabupaten Bangka mengadakan kegiatan pelatihan pembuatan pupuk blok dan pupuk organik cair.
Pelatihan tersebut diselenggarakan di rumah Kompos Kelompok Tani Hutan Panca Indah Lestari Dusun Sidolmulyo RT 14 Desa Bukit Layang, Rabu (16/12/20).
Kepala Desa Bukit Layang, Andri mengatakan, pada kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik, pupuk cair dan Kompos tersebut diikuti oleh Gapoktan, Poktan, PKK, Perangkat Desa dan masyarakat Desa Bukit Layang.
” Pelatihan pembuatan Pupuk itu diikuti oleh Gapoktan, Poktan, PKK, Persngkat Desa dan beberapa masyarakat dari Desa Bukit Layang”, ujarnya.

Manfaat dari kegiatan ini kata Andri bisa memberikan pemahaman tentang pentingnya mengembalikan dan menjaga kesuburan lahan pertanian dan perkebunan.
Andri juga mengatakan, memang tugas seorang Kepala Desa membuka minsed masyarakat untuk menggali potensi SDA yang ada yang diimbangi dengan Sumber Daya Manusia yang produktif.
“Kedepan khususnya dibidang pertanian kita mencoba memakai pupuk kompos organik tanpa kimia supaya menghasilkan Tanaman yag sehat Dan sehat pula untuk kesehatan”, ujarnya.
Dengan pelatihan ini Andri berharap,
kegiatan ini mendapat dukungan dari seluruh stakeholders terkait sehingga pemasaran akan jelas kedepannya. Semoga kegiatan ini mendapat dukungan dari semua pihak.
Sehingga kedepan khusus dibidang pertanian kita mencoba memakai pupuk kompos organik tanpa kimia supaya menghasilkan Tanaman yang sehat Dan sehat pula untuk kesehatan.
Andri menambahkan, dalam hal ini Pemdes Bukit Layang masih mempunyai kendala setelah nanti Pupuk mulai diproduksi namun masih kesulitan dalam hal pemasaran karena katanya selain bisa memasarkan dilingkungan Desa Bukit Layang ini akan dipasarkan keluar desa.
“Kelompok pembuatan kompos sulit mendapatkan mitra kerja sama dibidang pemasaran maupun bidang penjualan dalam jumlah besar”, kata Andri
“Sosialisasi dan penyuluhan ini diharapkan dapat memberikan dampak yang positif bagi masyarakat terutama petani dan peternak. Hal ini dikarenakan saling kombinasi antara petani dan peternak untuk memanfaatkan cacing tanah dalam mengolah limbah ternak dan limbah organik lainnya sehingga dapat membuat pupuk yang bernilai jual yang tinggi bagi masyarakat bukit layang,” sambungnya.
(eranews/eq)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.