PANGKALPINANG, ERANEWS.CO.ID – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bangka Belitung mengoreksi jumlah pasir timah ilegal yang mereka tangkap pada Minggu (1/6/2025). Semula diperkirakan 25 ton, namun kini terungkap jumlah sebenarnya adalah 45,7 ton.
Informasi ini diungkapkan melalui unggahan Instagram resmi tni_angkatan_laut pada Sabtu (14/6/2025).
Komandan Lanal Babel, Kolonel Laut (P) Ipul Saepul, menjelaskan bahwa pihaknya menghadapi kendala dalam menarik KM Indah Jaya GT 34 ke Pos AL Pangkalbalam karena posisi kapal yang kandas.
Menurut Danlanal, KM Indah Jaya GT 34 mengangkut 914 karung pasir timah yang jika dikonversikan bernilai sekitar Rp8 miliar. Penangkapan ini mengindikasikan kerugian negara sebesar angka tersebut.
“Kami terbuka terkait segala informasi yang berkenaan dengan penangkapan ini,” ujar Saepul.
Terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Dr. M. Ali menegaskan bahwa program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto salah satunya adalah memantapkan sistem pertahanan dan keamanan negara.
Hal ini dilakukan melalui pelaksanaan Penegakan Hukum di Laut (Gakkumla) secara profesional dan proporsional. Langkah ini bertujuan mendukung kebijakan pemerintah dan mewujudkan TNI AL yang responsif, tanggap, serta mampu menghadapi dinamika ancaman maritim secara cepat dan tepat.
Sebelumnya, Tim Fleet One Quick Response (F1QR) TNI AL (Lanal) Bangka Belitung berhasil mengamankan KM Indah Jaya GT 34 yang membawa pasir timah ilegal ini pada Minggu (1/6/2025).
Pasir timah tersebut diduga hendak diselundupkan ke Malaysia melalui alur pelayaran Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang.
Kronologi penangkapan berawal saat Tim F1QR melakukan monitoring praktik penyelundupan di wilayah perairan Pangkalpinang. Tak lama, Tim F1QR mengidentifikasi sebuah kapal mencurigakan yang kandas di alur pelayaran Pelabuhan Pangkalbalam.
Setelah diidentifikasi, kapal kandas tersebut adalah kapal kayu KM Indah Jaya 34 GT dengan tanda merah pada lambung kapal.
Saat Tim F1QR mendekati kapal, para Anak Buah Kapal (ABK) melarikan diri ke hutan bakau di pesisir pantai. Tim yang curiga dengan kapal tersebut langsung melakukan pemeriksaan. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.