TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Siapa sangka, perpaduan hobi ngopi dan kecintaan pada musik mampu bertransformasi menjadi pundi-pundi rupiah yang mencapai belasan juta setiap bulannya.
Inilah kisah inspiratif Erwindo (24), seorang pemuda gondrong yang lebih dikenal dengan sapaan akrab Edo, pemilik Warkop 4.20 yang berlokasi strategis di depan kawasan Aik Bakung, Kota Toboali, Bangka Selatan.
Perjalanan Edo meracik kopi dimulai sejak tahun 2019. Awalnya, ia hanya sekadar membantu teman berjualan Thai Tea di Pangkalpinang. Saat itu, dunia kopi belum terlalu menarik perhatiannya. Namun, garis hidup membawanya bekerja di sebuah warung kopi, dan dari sanalah benih kecintaannya pada kopi, terutama jenis robusta, mulai bersemi.
“Sempat vakum karena menikah. Setelah itu, saya memutuskan untuk menetap di Toboali dan memberanikan diri membuka usaha sendiri,” tutur Edo, Minggu (18/5/2025).
Berbekal pengalaman dan sedikit keberanian, Edo mendirikan Warkop 4.20. Nama unik ini ia ambil dari nama band favoritnya, Fourtwnty.
Menurutnya, nama tersebut bukan hanya terdengar keren, tetapi juga merepresentasikan semangat kebebasan, relaksasi, dan kreativitas—nilai-nilai yang ingin ia hadirkan di warung kopinya.
Kini, Warkop 4.20 telah menjelma menjadi lebih dari sekadar tempat menikmati kopi. Warung ini menjadi ruang berkumpul yang digemari anak muda Toboali, tempat mereka bersantai sambil menikmati kopi robusta racikan khas Edo yang menjadi andalan. Selain beragam olahan kopi, Warkop 4.20 juga menyediakan aneka camilan yang pas untuk menemani obrolan santai.
“Alhamdulillah, omzetnya bisa mencapai lebih dari 20 juta rupiah per bulan. Jumlah ini sudah cukup untuk memutar roda usaha dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Lumayan sekali untuk ukuran warung kopi di daerah,” imbuhnya dengan rasa syukur.
Bagi Edo, Warkop 4.20 bukan semata-mata tentang keuntungan materi. Ia memiliki visi untuk menjadikan warung kopinya sebagai ruang sosial yang hangat, tempat bertemunya berbagai ide, dan wadah kreatif bagi generasi muda Toboali.
Terlebih, di tengah tantangan ekonomi saat ini, bisnis seperti ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi terciptanya lapangan kerja baru.
“Saya hanya ingin membuktikan bahwa dari sebuah hobi pun, kita bisa meraih kehidupan yang layak. Asalkan ada kemauan yang kuat, konsisten dalam berusaha, dan tentu saja, menyajikan kopi yang nikmat,” pungkasnya. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.