
PANGKALPINANG,ERANEWS.CO.ID — Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bangka Belitung berkomitmen akan membenahi permasalahan yang selama ini ada di BPRS.
Komisaris Utama BPRS Babel, Radmida Dawam mengatakan saat ini BPRS telah menunjukan kemajuan yang signifikan.
Duakuinya bersama kepengurusan yang baru, BPRS Babel berkomitmen menuntaskan segala masalah yang ada, diantaranya terkait Non Performing Financing (NPF) atau kredit macet di BPRS Babel yang masih tersisa Rp70 Miliar.
“Akumulasi NPF atau Kredit macet di BPRS Babel peninggalan kepengurusan yang lama sekitar Rp89 miliar. Namun sejak kami masuk, Kredit macet ini telah berhasil kami kurangi menjadi Rp70 Miliar lebih. Dalam waktu satu tahun kami berhasil menyelesaikan 11,5 Miliar lebih,”ujar Radmida usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di Hotel Sahid Kota Pangkalpinang, Jumat (14/2/2020).
Menurut Radmida, dengan sisa kredit macet 70 Miliar itu, BPRS Babel berhasil mendapatkan keuntungan sebesar Rp 600 juta pada Januari 2020 kemarin.
Wanita yang saat ini menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang ini menegaskan, dengan kepengurusan yang baru dan Direktur Utama yang baru saja terpilih, dirinya meyakini akan bisa menyelesaikan masalah yang ada. Semua pengurus berkomitmen untuk menuntaskan masalah di tubuh BPRS.
“Dirut BPRS baru Chairul Ichwan sudah ada. Dengan pengalaman yang dimilikinya kami yakin BPRS akan semakin baik. Apalagi ketegasnnya yang tidak diragukan lagi. Setiap bulan kita target untung naik,”tukasnya.
(eranews)




















Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.